Dalam Dua Hari, Angka Kematian Akibat COVID-19 di Tanjungpinang Capai 13 Kasus

- Publisher

Kamis, 15 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(INIKEPRI.COM)

(INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Kasus kematian pasien COVID-19 di Tanjungpinang mengalami peningkatan cukup signifikan dalam kurun waktu dua pekan belakang.

Bahkan dari data satuan tugas (satgas) COVID-19 pada Selasa (13/7/2021) dan Rabu (14/7/2021) kemarin terdapat penambahan 13 kasus kematian akibat COVID-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, dr. Nugraheni Purwaningsih menjelaskan penyebab tingginya tingkat kematian pasien COVID-19 di Tanjungpinang belakangan ini karena peningkatan bahaya dari virus sehingga gampang menular dan fatalitasnya tinggi. 

BACA JUGA:  Rahma Jadi Bunda PAUD Kota Tanjungpinang

“Salah satu penyebabnya itu menurut saya dan jangkauan vaksinya lambat dari segi ilmu epidemiologi harus 70% populasi sementara kita baru 35%,” kata Nugraheni di kantornya, Kamis (15/7/2021).

Nugraheni menyebutkan, selama dua pekan di Juli 2021 ini, tercatat 40 pasien COVID-19 yang meninggal dunia, jika dibandingkan dengan bulan sebelum selama 30 hari sebanyak 30 orang.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri dan Menhub Bahas Pelabuhan Malako dan Bandara Karimun

“Memang meningkat, kemarin itu sembilan orang. Hari ini ada dua orang yang meninggal,” katanya. 

Ia mengatakan, kematian tinggi para pasien COVID-19, terjadi pada kelompik lanjut usia (lansia) dengan kondisi lemah karena memiliki penyakit penyerta. 

Menurut Nugraheni, kondisi cuaca ekstrim di Tanjungpinang beberapa hari belakang juga bisa menjadi pemicu orang lebih mudah sakit dan lebih rentan terpapar. 

BACA JUGA:  Kasus Aktif COVID-19 Tanjungpinang Paling Tinggi di Kepri

Sementara itu, untuk menekan angka kematian, pihaknya berupaya mempercepat vaksinasi, membiasakan gaya hidup sehat yang selalu disampaikan saat ada vaksinasi.

“Yang lebih penting mencegah dengan selalu menerapkan prokes agar tidak sampai terpapar,” imbaunya. 

Sebagai informasi, secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 mencapai 6.412 orang, selesai isolasi 4.651 orang dan meninggal dunia 173 kasus. Sehingga kasus aktif tercatat 1.589 kasus. (ET)

Berita Terkait

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terbaru