Ingatkan Jamaah, UAS: Lampu, Mikrofon dan Menara Itu Buatan Kafir!

- Publisher

Kamis, 15 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Penceramah yang mendapat label ‘dai sejuta umat’, Ustaz Abdul Somad alias UAS mengurai sejumlah benda di sekitar kita yang ternyata buatan ‘kafir’, bukan Islam. Lantas, apa saja gerangan?

Pada ceramah lawas yang kembali viral di media sosial, UAS berceramah di suatu panggung yang dipenuhi jemaah atau penonton di depannya. Dia kemudian mengatakan, bahwa dirinya—sebagai umat Islam tak bisa dipisahkan dari barang-barang dan perangkat teknologi buatan ‘kaum seberang’.

Misalnya, saat berceramah di mimbar, dia dan seluruh pemuka agama lain pasti memerlukan mikrofon untuk memperkuat suaranya. Sebab jika tidak, maka apa yang disampaikan tak terdengar jelas di telinga seluruh jamaahnya.

BACA JUGA:  Janda Hamil Tanpa Hubungan Seks: Angin Kencang Masuk Vagina Saya

Padahal, menurutnya, mikrofon merupakan benda buatan kafir atau nonmuslim. Bahkan, dia melempar candaan, seandainya itu buatan orang Islam, pasti tulisanya bukan on/off, melainkan al hayyah wa al maut

“Mikrofon ini siapa yang buat nih? Mikrofon ini yang buat orang kafir. Makanya tulisannya on dan off. Kalau buatan Islam, pasti (tulisannya) al hayyah wa al maut,” ujar UAS melalui video yang dibagikan akun TikTok bernama Ari Irawan, dikutip Rabu 14 Juli 2021.

BACA JUGA:  Akhmad Sahal Bela Gus Miftah, Sebut UAS Ngawur Soal Masuk Gereja Haram

Bukan hanya itu, saat berdakwah malam hari, penceramah juga memerlukan pencahayaan berupa lampu. Komponen penerangan tersebut, kata dia, juga buatan kafir. Bahkan, kubah masjid sendiri bukan murni buatan orang Islam, melainkan orang nonmuslim di Roma, Italia.

“Ini lampu, ini yang buat orang kafir. Masjid itu kubahnya dari Roma dan Roma itu nonmuslim,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gali Potensi Pariwisata Budaya Melayu, Kementerian PU Tuntaskan Penataan Pulau Penyengat

Lebih jauh, dia kembali menerangkan, menara yang biasa ditemukan di rumah ibadah juga hasil buah pikir orang kafir. Sebab, bangunan tersebut pertama kali ditemukan di Yunani. Bahkan, menara sendiri berasal dari kata ‘nar’, yang berarti api.

“Menara itu dari mana? Menara itu di Mesir. Lalu yang membuat siapa? Yang buat orang Yunani. Menara itu dari kata nar yang berarti api. Mana dari Islam?” tegasnya.

Kendati buatan kafir, UAS pastikan tak masalah

Berita Terkait

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau
Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam
Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift
Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan
Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok
BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset Publik di Kawasan Jembatan Barelang
Terbongkar! Banyak Perusahaan Besar di Batam Ngaku UMKM demi Bayar Gaji di Bawah UMK
Video Promosi Luxor Spa Batam Tampilkan Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi, Kini Menghilang, Live TikTok Ikut Terhenti

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok

Berita Terbaru