Tim COVID Buru Warga Tanjungpinang Langgar PPKM Darurat, Ini Faktanya

- Publisher

Kamis, 15 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA/Nikolas Panama)

(ANTARA/Nikolas Panama)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang menegaskan tidak ada Tim COVID Hunter yang akan memburu warga yang ke luar rumah di atas pukul 19.00 WIB. Kabar tersebut dipastikan berita bohong (hoaks).

Anggota Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang, Riono, menyatakan informasi terkait aksi Tim COVID Hunter tersebut merupakan hoaks yang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Tidak ada Tim COVID Hunter. Itu kabar hoaks. Namun dampak positif tetap ada, warga tidak berani ke luar rumah untuk hal-hal yang kurang penting,” kata Riono, yang juga mantan Sekda Tanjungpinang, di Tanjungpinang, Rabu (14/7/2021), dilansir dari ANTARA.

BACA JUGA:  Wawako Endang: Berantas Narkoba Perlu Partisipasi Aktif Seluruh Stakeholder

Ia menjelaskan setiap kebijakan yang ditetapkan dan dilaksanakan pemerintah daerah pada dasarnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat dan Pemprov Kepri. Dia menegaskan Pemkot Tanjungpinang tidak pernah membentuk Tim COVID Hunter.

Seandainya Tim COVID Hunter itu ada, lanjutnya, Pemkot Tanjungpinang juga tidak pernah terlibat dalam tim itu.

BACA JUGA:  Kominfo Tangani 1.615 Isu Hoaks selama 2023

“Saya tidak pernah mendengar dan melihat ada tim itu,” kata Riono, yang kini ditugasi Wali Kota Tanjungpinang Rahma menangani vaksinasi.

Riono, yang kini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanjungpinang, mengemukakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Tanjungpinang berlangsung lancar dalam dua hari ini.

Secara umum, tidak ada hambatan dalam penyekatan di tiga titik kawasan perbatasan antara Kabupaten Bintan dengan Tanjungpinang.

“Malam ini kami memantau penyelenggaraan PPKM Darurat di kawasan perbatasan Tanjungpinang dengan Bintan,” ucapnya.

BACA JUGA:  MUI Rilis Daftar Produk Non Halal, Mulai Mecin Hingga Bumbu Mi Goreng? Ini Faktanya

Informasi terkait Tim COVID Hunter beredar luas di media sosial. Berdasarkan informasi yang sampai sekarang belum diketahui siapa sumber awalnya tersebut, tim tersebut bergerak di atas pukul 19.00 WIB.

Informasi yang beredar itu juga menyebutkan Tim COVID Hunter lintas sektor membawa petugas laboratorium dan ambulans, kemudian langsung melakukan tes usap dengan metode antigen terhadap masyarakat yang kedapatan ke luar rumah lewat pukul 19.00 WIB. (RWH)

Berita Terkait

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, BPJS Tegaskan Program JKN Tetap Berjalan
PLN Batam Tegaskan Isu Listrik Padam 3 Hari Hoaks, Warga Diminta Cek Informasi Resmi
[HOAKS] Program Makan Bergizi Gratis Diubah Jadi Uang Tunai Rp300.000 per Bulan
Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos
[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim
[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar
Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta
Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:02 WIB

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, BPJS Tegaskan Program JKN Tetap Berjalan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:55 WIB

PLN Batam Tegaskan Isu Listrik Padam 3 Hari Hoaks, Warga Diminta Cek Informasi Resmi

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:36 WIB

[HOAKS] Program Makan Bergizi Gratis Diubah Jadi Uang Tunai Rp300.000 per Bulan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:30 WIB

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim

Berita Terbaru