Suara Sumbang dalam PPKM Darurat di Kota Gurindam

- Publisher

Selasa, 20 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami berobat sendiri. Teman-teman yang kontak kami pun tes usap mandiri. Sepertinya 3T yang selalu dikampanyekan tidak dilaksanakan,” kata Albet, salah seorang wartawan di Tanjungpinang.

Laporan dari warga, salah satunya di kluster Perumahan Griya Senggarang pun sama. Sebanyak 32 orang di perumahan itu tertular COVID-19, namun masih ada di antara mereka bebas berkeliaran.

“Tidak ada penanganan khusus yang dilakukan pemerintah sehingga kami harus menyelamatkan diri dan keluarga kami sendiri agar tidak tertular COVID-19,” kata Irul, warga perumahan itu.

BACA JUGA:  Korps HMI-WATI Eksakta UMRAH Apresiasi KPU-RI Perhatikan Keterwakilan Perempuan pada Timsel di Kepri

Kekecewaan warga, terutama yang tertular COVID-19 tidak terbendung. Apalagi banyak pasien COVID-19 yang tidak dapat lagi dirawat di rumah sakit yang ada di Tanjungpinang, dengan alasan penuh.

“Sejumlah anggota keluarga saya positif COVID-19, dan bergejala seperti sesak nafas dan diare. Kami minta agar dirawat, tetapi ditolak karena penuh,” ucap Oksep, warga KM 9 Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Puluhan Fotografi Nasional Bakal Hunting Pesona Tanjungpinang

Bergeser dari rasa kecewa sejumlah warga. Beberapa pekan lalu, Wali Kota Tanjungpinang Rahma bersama timnya, melakukan razia COVID-19 di Pasar Bintan Centre. Razia itu heboh lantaran pedagang kaget dan mantan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan protes keras terhadap aksi itu.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Utus 12 Peserta ke Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi

Razia itu mengagetkan lantaran sejumlah pintu pasar mendadak ditutup.

Lis, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Kepri menegaskan razia prokes dan tes antigen itu dibutuhkan, namun harus dengan cara-cara yang baik. Pemkot Tanjungpinang tinggal membuat satu posko untuk melakukan tes usap antigen sehingga tidak membuat suasana menjadi gaduh, dan pedagang merasa dirugikan.

Berita Terkait

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum
MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak
Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang
Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:40 WIB

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 20:57 WIB

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang

Kamis, 23 April 2026 - 07:06 WIB

Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Berita Terbaru