Vaksin Moderna Mulai Didistribusikan untuk Masyarakat Umum

- Publisher

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Vaksin COVID-19 jenis Moderna mulai didistribusikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk disuntikkan kepada kelompok sasaran masyarakat umum di seluruh provinsi di Indonesia.

“Vaksin Moderna yang dialokasikan pada pekan kedua Agustus 2021 ini untuk memenuhi kebutuhan dua dosis sekaligus,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dilansir dari ANTARA, Kamis 12 Agustus 2021.

Vaksin Moderna, kata Nadia tersebut diberikan sebanyak dua dosis kepada peserta vaksinasi dengan interval selama empat pekan dari dosis pertama.

BACA JUGA:  Pejuang CPNS, Materi SKB Disederhanakan Karena Covid-19. Siap-Siap Ya!

Indonesia hingga saat ini telah menerima hibah vaksin Moderna dari Covax Facility sebanyak total 8 juta dosis. Sebanyak 3 juta dosis di antaranya telah dialokasikan untuk 1,4 juta tenaga kesehatan sebagai booster.

Menurut Nadia sekitar 5 juta dosis sisanya dalam proses distribusi ke seluruh daerah untuk dialokasikan bagi masyarakat umum.

Nadia mengatakan vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat itu merupakan vaksin COVID-19 dengan platform mRNA dengan nukleosida dimodifikasi yang dapat membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga dapat mencegah penyakit COVID-19.

BACA JUGA:  Illegal Fishing! KKP Tangkap Kapal Malaysia di Selat Malaka

Dalam surat edaran Nomor SR.02.06II/2025 /2021 yang ditandatangani Plt Sekjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu 4 Agustus 2021, Kemenkes mengarahkan agar vaksin Moderna disimpan dalam mesin pendingin pada suhu minus 25 derajat celcius sampai dengan minus 15 derajat celcius di fasilitas dinas kesehatan.

Sedangkan pada fasilitas pelayanan kesehatan, kata Nadia, dapat disimpan pada ‘vaccine refrigerator’ suhu 2 hingga 8 derajat celcius.

Menurut Nadia vaksin COVID-19 Moderna diberikan kepada peserta yang belum pernah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

BACA JUGA:  Ekonomi Berdenyut, Jumlah Penumpang Pesawat Meningkat Signifikan

“Vaksin COVID-19 Moderna diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagaimana dimaksud dalam ‘factsheet’ vaksin COVID-19 Moderna,” katanya.

Vaksin dan logistik, kata Nadia, distribusikan ke dinas kesehatan provinsi masing-masing, untuk selanjutnya dapat berkoordinasi dalam rangka pendistribusian vaksin COVID-19 menuju kota/kabupaten sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mempertimbangkan pentingnya hal tersebut, kami sampaikan permohonan kepada Pemda untuk memfasilitasi pelayanan vaksinasi COVID-19 Moderna bagi masyarakat, sehingga penanggulangan pandemi COVID-19 melalui intervensi vaksinasi dapat berjalan dengan baik,” kata Nadia. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:36 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Berita Terbaru