Ini Efek Samping dan Efektivitas dari Vaksin Moderna

- Publisher

Senin, 23 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: REUTERS/Eduardo Munoz)

(Foto: REUTERS/Eduardo Munoz)

INIKEPRI.COM – Belum lama ini Indonesia telah menarima 8 juta dosis vaksin Moderna melalui COVAX Facility, pada 13 Agustus 2021.

Vaksin Moderna ini pun telah didistribusikan ke berbagai daerah dengan tingkat penularan tinggi.

Adapun target vaksinasi Moderna mencapai tiga kelompok, tenaga kesehatan, ibu hamil, dan masyarakat umum yang belum divaksin sama sekali.

Pemberian vaksin Moderna pun memantik pertanyaan mengenai efektivitas vaksin ini. Beberapa riset yang dilakukan lembaga kesehatan menemukan bahwa vaksin Moderna mempunyai efektivitas yang tidak kalah kuat dengan berbagai vaksin COVID-19 lainnya.

BACA JUGA:  Cerita Dokter Soal Pengalaman Setelah Disuntik Vaksin Sinovac Vs Moderna

Karena itu, dalam beberapa uji klinis, vaksin Moderna dapat digunakan untuk penanganan pandemi.

Studi WHO menemukan bahwa efektivitas dari vaksin Moderna dalam menangkal COVID-19 adalah 94,1%.

Adapun tingkat efektivitas itu didapatkan setelah dilakukan pengujian skala besar. Tingkat efektivitas itu berada di atas batas rekomendasi WHO, yakni 51%.

BACA JUGA:  Penyakit Diabetes Diturunkan ke Anak, Fakta Atau Mitos?

Beberapa riset juga temukan vaksin Moderna efektif dalam menangani berbagai jenis mutasi virus SARS-CoV-2.

Mengutip modernatx.com, vaksin Moderna efektif terhadap varian delta, kappa, alpha, dan beta. Tetapi, khusus varian Delta, vaksin Moderna efektivitasnya 2 kali lebih lemah dibandingkan dengan varian virus lainnya.

BACA JUGA:  Ikan Teri Ternyata Bisa Mengurangi Risiko Serangan Jantung, Jangan Anggap Remeh!

Selain efektivitas, beberapa pengujian laporkan adanya efek samping yang ditimbulkan. Mengutip fda.gov, Food and Drug Administration memberikan label berbahaya pada vaksin Moderna.

Pemberian label itu dilatarbelakangi oleh ditemukannya beberapa kasus radang jantung pada orang berusia muda yang telah divaksin Moderna. Adapun kasus itu hanya terjadi dalam skala kecil, yakni pada 1,26 per satu juta vaksinasi. (ER/INDOZONE)

Berita Terkait

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar
Begini Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa agar Tetap Percaya Diri
WHO Ungkap Gejala, Pola Penularan, dan Risiko Penyakit Virus Nipah
BPOM RI Tegaskan Susu Formula di Indonesia Aman

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:47 WIB

Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Senin, 23 Februari 2026 - 01:30 WIB

Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar

Berita Terbaru