Varian Mu Sudah Masuk Malaysia, Cegah Jangan Sampai Masuk RI

- Publisher

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Virus COVID-19 varian Mu saat ini sudah menyebar di hampir ke 40 negara dunia.

Bahkan terbaru, varian Mu ini sudah masuk negara tetangga, Malaysia.

“Bahwa memang mutasi-mutasi ini ada terus, yang paling dominan adalah memang Delta itu betul. Varian Mu juga sudah ada, itu berasal dari Amerika Selatan Kolombia ya tetapi sudah menyebar ke hampir ke-40 negara,” ujar Juru Bicara COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Erlina Burhan, secara virtual di Youtube BNPB dikutip dari OKEZONE.COM, Kamis (30/9/2021).

BACA JUGA:  Perlindungan Vaksin AstraZeneca Cuma Bertahan 6 Bulan

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah harus mewaspadai agar varian Mu tidak masuk ke Indonesia. Dia juga meminta agar belajar jangan sampai masuk seperti varian Delta.

“Bahkan ini harus waspada ya, varian Mu yang terakhir ya yang terbaru itu sudah sampai Malaysia. Negara tetangga kita loh, udah dekat loh, jangan sampai (terjadi seperti) Delta lagi, dulu sampai India kita tenang-tenang akhirnya masuk. Nah ini sudah sampai Malaysia Mu, kita harus antisipasi jangan sampai masuk ke Indonesia,” tegas Erlina.

BACA JUGA:  Susul Tiga Kecamatan Hinterland, Kini Batuampar Berstatus Hijau

Meskipun, kata Erlina, varian Mu ini masuk belum termasuk varian of concern (VoC) namun varian ini bisa berpengaruh terhadap penularan yang pesat dan derajat keparahan, juga efektivitas vaksin.

“Kalau Mu itu belum termasuk varian of concern, varian ini ada pengaruh terhadap bahaya penularan yang sangat pesat. Kemudian juga membuat penyakit tingkat derajat beratnya penyakit lebih berat dan juga berpengaruh terhadap vaksinasi,” katanya.

BACA JUGA:  Batam Dihantam Gelombang Ketiga COVID-19

Erlina mengatakan saat ini varian Mu ini masih variant of interest (VoI). “Jadi, baru menjadi perhatian dan sedang ditelaah, walaupun ada data menunjukkan kemungkinan potensi penularan yang cukup tinggi, cukup mudah dan resistansi dengan vaksin. Tapi itu masih perlu data untuk membuktikannya,” tutupnya. (RM/OKEZONE)

Berita Terkait

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar
Begini Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa agar Tetap Percaya Diri
WHO Ungkap Gejala, Pola Penularan, dan Risiko Penyakit Virus Nipah
BPOM RI Tegaskan Susu Formula di Indonesia Aman

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:42 WIB

Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:47 WIB

Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Senin, 23 Februari 2026 - 01:30 WIB

Memilih Olahraga yang Tepat Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar

Berita Terbaru