Vaksin COVID-19 Pfizer Sedang Diincar Masyarakat, Halalkah?

- Publisher

Senin, 30 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: REUTERS/ZORANA JEVTIC)

(Foto: REUTERS/ZORANA JEVTIC)

INIKEPRI.COM – Vaksin Pfizer belakangan ini menjadi incaran masyarakat karena tingkat efikasinya yang sangat tinggi yakni 90 persen.

Tak sedikit orang kaya Indonesia rela ke Amerika Serikat hanya sekedar mendapatkan vaksin itu disana.

Ngomong-ngomong soal vaksin Pfizer, apakah vaksin tersebut halal?

Berikut ini selengkapnya!

BACA JUGA:  Kepala Bapanas Tegaskan Pentingnya Makanan Bergizi Diberikan Sejak Dini

Dikutip dari laman mui.or,id, sampai saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah melakukan sertifikasi halal/haram untuk 3 produk vaksin COVID-19. Ketiganya adalah:

  • Vaksin Sinovac
  • Vaksin AstraZeneca
  • Vaksin Sinopharm

“Untuk Vaksin Sinovac, MUI menetapkan bahwa vaksin ini halal,” tulis MUI, dikutip dari INDOZONE.ID, Senin (30/8/2021).

BACA JUGA:  Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Meski MUI sendiri menetapkan bahwa Vaksin AstraZeneca dan Sinopharm haram, tapi dikarenakan kondisi yang mendesak saat ini dan memang harus melakukan vaksinasi, maka keduanya BOLEH digunakan.

Lantas bagaimana dengan vaksin Pfizer? Pada saat ini vaksin tersebut masih dikaji dan akan segera difatwakan.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Prioritaskan Vaksin Corona Untuk Usia Produktif

Ada tiga hal yang mendasari kajian MUI. Pertama, bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong harus halal, tidak terkontaminasi najis.

Kedua, proses produksi tidak boleh terkontaminasi najis. Dan ketiga, ada sistem yang menjamin kehalalan dari hulu sampai hilir. (ER/INDOZONE)

Berita Terkait

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:36 WIB

Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Berita Terbaru