Kapal KLM Tirta Mulya Tenggelam di Batam, Dua Orang Hilang

- Publisher

Minggu, 19 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA)

(Foto: ANTARA)

INIKEPRI.COM – Dua orang dinyatakan hilang akibat kecelakaan kapal KLM Tirta Mulya GT 142 yang mengalami kebocoran dan tenggelam di Perairan Batuampar Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu 19 September 2021.

“Dua orang masih dalam pencarian yaitu Andi Abdul Gani dan Sopyan. Sopyan diketahui berusia 38 tahun asal Jakarta,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang sekaligus Kepala Seksi Ops dan Siaga, Miswadi, dikutip dari ANTARA.

Seorang korban lainnya selamat, yaitu Hasil (59) asal Pontianak, Kalbar. KLM Tirta Mulya mengalami kecelakaan merupakan kapal kayu yang memuat 14.000 sak atau 700 ton semen.

BACA JUGA:  Kompak, Bergerak, Berdampak: Pesan Iman Sutiawan Saat Tinjau Koperasi Nelayan Merah Putih Pulau Kasu

Ia mengatakan pada Minggu pagi KLM Tirta Mulya GT 142 bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar ke anchorage untuk memperbaiki kebocoran pada lambung kapal bagian belakang, kamar mesin.

Kapal itu kemudian melakukan labuh jangkar di Perairan Batuampar.

Dua orang anak buah kapal, Nurdin dan Sopyan naik ke atas KLM Tirta Mulia GT142 untuk membantu proses penanggulangan kebocoran kapal.

BACA JUGA:  Buka Turnamen Mobile Legend, Amsakar Sebut ASLI Akan Fasilitasi Komunitas E-Sport di Batam

“Pada saat awak kapal melakukan upaya penanggulangan kebocoran kapal dengan pemasangan pompa Alkon pada KLM Tirta Mulia GT 143 tiba-tiba air masuk ke dalam kapal dan mengakibatkan kapal karam dan dua orang diduga ikut tenggelam, hingga saat ini belum ditemukan,” kata dia.

Begitu mendengar kejadian itu, pihaknya langsung menunjuk koordinator misi SAR dan menurunkan enam orang personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam untuk segera bergerak ke lokasi kejadian kecelakaan.

BACA JUGA:  PLN Batam dan Kejaksaan Teken MoU Penanganan Hukum

Pencarian dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Ditpolair Polda Kepri, TNI AL dan masyarakat setempat.

“Kami melakukan pencarian menggunakan kapal karet, alat selam, palkom, palmedis evakuasi dan pakaian COVID-19,” kata dia. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Batam Segera Punya Wisata Religi Buddha Baru, Pembangunannya Resmi Dimulai di Nongsa
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis 11 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam
RSBP Siap Berikan Layanan Mudah, Cepat dan Berkualitas Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
WTP Ke-14 Beruntun untuk Batam, Amsakar: Setiap Rupiah Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Cuaca Batam 10-11 Juni 2026 Didominasi Berawan Tebal, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi dan Dini Hari
Paparkan Potensi Strategis Batam, BP Batam Sambut Minat Investasi Bakrie Group

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Batam Segera Punya Wisata Religi Buddha Baru, Pembangunannya Resmi Dimulai di Nongsa

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:16 WIB

Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:30 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Kamis 11 Juni 2026: Batam dan Tanjungpinang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:00 WIB

Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

RSBP Siap Berikan Layanan Mudah, Cepat dan Berkualitas Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru