Gubernur Kepri Canangkan Vaksinasi Untuk Ibu Hamil, Diawasi Spesialis Kandungan

- Publisher

Rabu, 22 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Sempena Hari Jadi ke-19 Provinsi Kepulauan Riau, Gubernur Kepri mencanangkan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil.

Secara serentak vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil ini akan digelar pada 25-30 September mendatang.

Bagi ibu hamil yang ingin divaksinasi, dapat mendaftar ke Puskesmas terdekat.

“Nanti pencanangan akan langsung diikuti oleh pelayanan vaksinasi di kabupaten dan kota, kecuali Batam. Karena Batam sudah jalan terlebih dahulu,” sebut Syaifuddin, Koordinator Bidang KBKR (Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi) pada BKKBN Provinsi Kepri, Selasa (21/9/2021).

Pencanangan Vaksinasi Bagi Ibu Hamil oleh Gubernur Kepri ini, akan digelar pada 25 September mendatang di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang. Untuk Kota Tanjungpinang sendiri ditargetkan 500 orang ibu hamil divaksinasi COVID-19 sepekan pencanganan tersebut.

BACA JUGA:  Kolaborasi dengan LAM, Disbudpar Tanjungpinang Gelar Festival Silat Serumpun 2023

Bagi ibu hamil yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19, dapat mendaftarkan diri RS Raja Ahmad Tabib dan tujuh Puskesmas yang ada di Tanjungpinang.

Untuk di kabupaten lainnya, dapat melakukan pendaftaran di Puskesmas terdekat.

Bagi para ibu hamil, tidak perlu was-was untuk melakukan vaksinasi. Karena selama prosesnya, diawasi oleh dokter spesialis kandungan.

BACA JUGA:  INSANI Jadikan Kepri Makin Maju dan Unggul Melalui Enam Misi

“Ada form screening yang sudah disiapkan. Ada tiga vaksin yang diperbolehkan untuk ibu hamil, tapi kita pilih Sinovac yang paling ringan KIPI-nya,” ujar Dr. Zufri, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan dari RS raja Ahmad Tabib.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil yang akan melakukan vaksinasi COVID-19. Yaitu usia kehamilan diatas 13 minggu.

Untuk beberapa keluhan seperti kaki bengkak, sakit kepala, tekanan darah tinggi dan beberapa gejala lain juga perlu diperhatikan.

“Karena itu tanda-tanda adanya preklamsia. Jadi ditunda dulu vaksinasinya. Untuk ibu hamil dengan penyakit penyerta jantung, diabetes, asma, penyakit paru, HIV, hipertiroid/hipotiroid, penyakit ginjal kronik, penyakit hati boleh jika terkontrol. Dibuktikan dengan surat dari dokter,” jelas Dokter Jufri.

BACA JUGA:  Rp4,5 Miliar Disiapkan Pemprov Kepri untuk Beasiswa Mahasiswa

Untuk ibu hamil yang akan melakukan vaksinasi COVID-19, juga disarankan untuk sarapan terlebih dahulu serta istirahat yang cukup.

Tidak perlu khawatir terjadi KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), karena dapat langsung mendatangi rumah sakit milik pemerintah. Di Tanjungpinang ada tiga rumah sakit dan dua di Bintan yang dapat dijadikan rujukan KIPI. (ET)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Berita Terbaru