Resesi Seks di Singapura, Ini Penyebab Terbarunya

- Publisher

Selasa, 19 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landmark Singapura Merlion / Foto: Istimewa

Landmark Singapura Merlion / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebuah penelitian baru yang dirilis oleh lembaga medis Singapura mulai membongkar penyebab “resesi seks” yang terjadi di negara itu.

Hal ini disebut-sebut berkaitan dengan disfungsi seksual para wanita Singapura.
Dalam laporan khusus media setempat Channel News Asia (CNA),studi yang dipimpin oleh Rumah Sakit Wanita dan Anak KK (KKH) mengatakan bahwa hampir 60% wanita Singapura yang disurvei memiliki fungsi seksual yang rendah. Ini berimplikasi pada penurunan peluang untuk hamil dalam satu tahun sebesar 27%.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,6% wanita Asia di Singapura menunjukkan skor kurang dari 22. Ini menunjukkan bahwa mereka berisiko mengalami disfungsi seksual,” ungkap penelitian tersebut.

BACA JUGA:  Singapura Persingkat Masa Karantina Bagi Pelancong

Hal ini kemudian dikaitkan dengan kurang bersemangatnya para wanita melakukan hubungan seks. Rata-rata mendapat pengalaman yang tidak menyenangkan dan sulitnya merasakan momen keintiman.

Tekanan psikologis juga memicu ketidakseimbangan hormon para wanita. Ini menganggu ovulasi dan dengan demikian membuat kehamilan tertunda secara alami.

“Di antara enam item gangguan seksual yang diperiksa, hasrat seksual yang rendah dan jarang mencapai orgasme lebih sering dilaporkan pada wanita ini,” tegas laporan itu.

Lebih lanjut, penelitian itu mengungkapkan bahwa bentuk paling umum dari disfungsi seksual wanita adalah vaginismus. Ini merupakan kondisidi mana otot-otot di dalam vagina mengencang tanpa sadar dan mencegah benda apapun masuk ke dalam vagina.

BACA JUGA:  Ditangkap Polisi, Sindikat Prostitusi Online Ini Hasilkan Ratusan Juta

Hal ini juga mempengaruhi hubungan seksual dan perawatan ginekologi dan kesuburan. Klinik Kesehatan Seksual di KKH bahkan mencatat 100 kasus baru vaginismus, melonjak 60% dari angka tahun 2017.

Dr Kelly Loi, seorang dokter kandungan dan ginekolog, dan direktur medis di Mount Elizabeth Fertility Centre, mengatakanvaginismus telah menjadi permasalahan serius di antara pasangan. Pasalnya, ini membuat pasangan enggan melakukan hubungan seks karena bayangan rasa sakit yang akan ditimbulkan.

“Dengan dispareunia, seks mungkin dilakukan tetapi menyakitkan dan tidak nyaman. Namun, dengan vaginismus, seks penetrasi sama sekali tidak mungkin karena ada ketakutan psikologis akan rasa sakit,” kata Dr Loi.

BACA JUGA:  Nasib PSK di tengah Pandemi Corona, Layani Tamu Badan Terbungkus Plastik

“Rasa sakit yang dihasilkan dari vaginismus”sangat menyedihkan dan dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan perkawinan tidak tercapai”, tambahnya.

Sebelumnya, dalam catatan otoritas setempat, angka pernikahan di Singapura turun terendah sejak 1986. Di mana, hanya ada 19.430 pernikahan, “jatuh” dari 12,3% tahun sebelumnya yang sekitar 22.165.

Bukan hanya pernikahan, kebanyakan warga juga menunda keputusan menjadi orang tua. Hanya ada 31.816 kelahiran di negeri itu di 2020 atau 3,1% lebih rendah dibanding sebelumnya, 32.844.

Pandemi menjadi salah satu penyebab. Selain itu ekonomi yang makin mahal juga jadi faktor lain. (RM/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Berita Terbaru