INIKEPRI.COM – Otoritas Arab Saudi memastikan format pelaksanaan salat Tarawih selama Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di dua masjid suci umat Islam, yakni Masjid al-Haram di Makkah dan Masjid an-Nabawi di Madinah.
Dalam keterangan resmi General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques, disebutkan bahwa salat Tarawih akan dilaksanakan sebanyak 10 rakaat, kemudian dilanjutkan dengan 3 rakaat salat Witir.
“Salat Tarawih akan dilaksanakan sebanyak 10 rakaat di kedua masjid. Setelah Tarawih, jamaah akan melanjutkan dengan 3 rakaat salat Witir,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari Mina Bulletin, Rabu (4/6/2026).
Dengan susunan tersebut, rangkaian salat malam Ramadan akan dilakukan dalam lima kali salam (taslim) pada Tarawih, kemudian ditutup dengan salam pada salat Witir. Skema ini disebut sebagai praktik yang paling konsisten dan umum diterapkan di dua masjid suci dalam beberapa tahun terakhir.
Otoritas juga menegaskan bahwa pelaksanaan salat Tarawih dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan disiarkan secara global, sebagaimana tradisi yang berlangsung setiap Ramadan. Siaran ini memungkinkan umat Islam di seluruh dunia mengikuti suasana ibadah dari Tanah Suci secara langsung.
Sementara itu, jadwal rinci pelaksanaan salat, termasuk waktu dan daftar imam yang akan memimpin Tarawih, biasanya akan diumumkan mendekati awal Ramadan.
Ketetapan ini menjadi perhatian luas umat Islam dunia, khususnya bagi jamaah umrah serta masyarakat yang menantikan kekhusyukan suasana Ramadan dari Makkah dan Madinah.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















