Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

- Publisher

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Lonjakan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah mulai terasa hingga ke pusat keuangan Asia, Hong Kong. Kota semi-otonom di bawah China itu kini mencatatkan harga bensin tertinggi di dunia, menembus angka fantastis sekitar Rp70.000 per liter.

Berdasarkan laporan terbaru, harga bensin setara RON 95 di Hong Kong mencapai US$4,106 per liter. Kenaikan ini dipicu meningkatnya tensi geopolitik setelah Donald Trump melancarkan serangan terhadap Iran, yang kemudian memicu krisis energi global.

Situasi diperparah dengan terganggunya jalur distribusi energi utama dunia, khususnya di Selat Hormuz. Kawasan ini merupakan salah satu jalur vital pengiriman minyak dan gas dari negara-negara Teluk, sehingga setiap gangguan langsung berdampak pada lonjakan harga energi global.

Meski demikian, sebelum konflik terjadi, Hong Kong memang telah lama dikenal sebagai salah satu wilayah dengan harga bahan bakar paling mahal di dunia. Namun, kondisi saat ini semakin memperburuk beban ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup

Dampak kenaikan harga ini tidak hanya dirasakan oleh pemilik kendaraan pribadi, tetapi juga berpotensi memicu inflasi yang lebih luas. Para ekonom memperingatkan bahwa lonjakan biaya energi dapat meningkatkan ongkos logistik, yang pada akhirnya berdampak pada harga barang dan jasa secara keseluruhan.

Padahal, kepemilikan kendaraan pribadi di Hong Kong tergolong rendah, hanya sekitar 8,4 persen dari total populasi 7,5 juta jiwa, berdasarkan data Departemen Transportasi setempat.

Pemimpin Hong Kong, John Lee, sebelumnya telah menyampaikan kekhawatiran atas lonjakan harga minyak dan berjanji akan memantau situasi secara ketat. Ia menegaskan bahwa pasokan energi kota masih relatif aman karena sekitar 80 persen kebutuhan minyak dipasok dari daratan China.

BACA JUGA:  PSU di Kuala Lumpur, Bawaslu Soroti Kerawanan

“Dengan dukungan kuat dari tanah air, Hong Kong mampu mempertahankan pasokan energi yang stabil di tengah kekurangan energi global,” ujarnya, dikutip dari CNN International.

Namun di lapangan, dampaknya tetap terasa. Banyak warga kini memilih mengisi bahan bakar di wilayah daratan China, di mana harga bensin bisa hanya sekitar sepertiga dari harga di Hong Kong.

Seorang konsultan independen, Jason Kan, mengungkapkan bahwa biaya bahan bakar telah meningkat sekitar 15 persen, bahkan setelah mendapatkan diskon keanggotaan.

“Kenaikan ini sangat terasa karena sejak awal harga bahan bakar di Hong Kong sudah tinggi dan menyerap porsi besar dari pendapatan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Indonesia Dukung Surat Perintah Penangkapan PM Israel

Ia menambahkan, kondisi ini mendorong warga Hong Kong untuk lebih sering bepergian ke kota-kota di daratan seperti Shenzhen yang menawarkan biaya hidup lebih murah.

Keluhan serupa juga datang dari pekerja sektor informal. Seorang pengemudi pengantar makanan bermarga Liu mengaku pendapatannya tergerus akibat kenaikan harga bahan bakar.

“Harga bahan bakar naik, tapi bayaran tidak ikut naik,” keluhnya.

Tingginya harga bensin, ditambah biaya parkir dan registrasi kendaraan yang mahal, membuat kepemilikan mobil di Hong Kong menjadi salah satu yang terendah di antara kota-kota besar dunia.

Meski demikian, kondisi ini sedikit tertolong dengan keberadaan sistem transportasi publik Hong Kong yang dikenal luas, terintegrasi, dan berkualitas tinggi, sehingga masih menjadi andalan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Berita Terkait

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB