AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026

- Publisher

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AirFish. Foto: Istimewa

AirFish. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Singapura dan Batam bersiap menghadirkan moda transportasi laut berkecepatan tinggi berbasis teknologi mutakhir bernama AirFish, yang ditargetkan mulai melayani rute penumpang Singapura–Batam pada paruh kedua 2026.

Rencana pengoperasian AirFish diumumkan dalam ajang Singapore Airshow 2026 oleh ST Engineering AirX, unit usaha patungan antara ST Engineering dan startup Peluca, bersama operator feri BatamFast. Kehadiran AirFish diharapkan menjadi terobosan baru dalam konektivitas lintas negara di kawasan Selat Singapura.

AirFish merupakan kendaraan laut berteknologi wing in ground effect (WIG), yang memanfaatkan efek aerodinamis di atas permukaan air. Teknologi ini memungkinkan AirFish melaju rendah di atas laut dengan kecepatan tinggi, sehingga mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan dibandingkan feri konvensional.

BACA JUGA:  Melihat Lebih Dalam Fenomena 'Resesi Seks' yang Hantam Singapura

Dengan konsep tersebut, perjalanan Singapura–Batam diproyeksikan berlangsung lebih cepat dan efisien, sekaligus menawarkan pengalaman baru bagi penumpang lintas batas.

AirFish dirancang untuk mengangkut 8 hingga 10 penumpang termasuk awak. Kendaraan ini memiliki panjang sekitar 17 meter dan lebar 15 meter, dengan jangkauan operasional lebih dari 300 mil laut. Kapasitas tersebut membuka peluang pengembangan rute lain di kawasan Asia Tenggara setelah layanan Singapura–Batam berjalan komersial.

BACA JUGA:  Singapura Takut Disuntik Sinovac Gegara Ngeri Lihat Indonesia

Saat ini, unit AirFish masih dalam tahap perakitan di Singapura. Proses sertifikasi dan persetujuan operasional telah berlangsung sejak 2024 bersama Bureau Veritas, lembaga klasifikasi internasional, guna memastikan aspek keselamatan dan kelayakan operasi terpenuhi sesuai standar internasional.

Meski telah diproyeksikan beroperasi pada paruh kedua 2026, pengoperasian AirFish masih menunggu penyelesaian seluruh tahapan regulasi dan izin dari otoritas terkait di Indonesia dan Singapura.

BACA JUGA:  Presiden Haiti Disiksa Sebelum Dibunuh, Lengan dan Kaki Patah

Selain rute Singapura–Batam, ST Engineering AirX juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah operator lain untuk membuka rute tambahan, termasuk di India, yang ditargetkan mulai berjalan pada akhir 2026.

Kolaborasi antara ST Engineering AirX dan BatamFast ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadirkan inovasi transportasi laut berkecepatan tinggi, sekaligus memperkuat konektivitas regional antara Batam dan Singapura sebagai dua pusat ekonomi penting di kawasan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terbaru