267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

- Publisher

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemulangan PMI oleh KJRI Johor. Foto: Istimewa

Pemulangan PMI oleh KJRI Johor. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – KJRI Johor Bahru kembali memfasilitasi pemulangan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dari Malaysia ke Tanah Air.

Dalam gelombang pemulangan pada 27–28 Februari 2026, sebanyak 267 WNI/PMI dipulangkan, terdiri atas 180 laki-laki dan 87 perempuan. Mereka diberangkatkan melalui dua jalur, yakni rute Johor menuju Batam dan Melaka menuju Dumai.

Ketua Satgas KJRI Johor Bahru, Jati H. Winarto, mengatakan terdapat empat deportan tujuan Dumai yang masuk kategori rentan dan membutuhkan perhatian khusus. Dua orang di antaranya menderita tuberkulosis (TBC) dan hernia yang memerlukan perawatan medis lanjutan, satu orang terindikasi mengalami gangguan kesehatan, serta seorang lainnya sedang hamil tujuh bulan.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri, Kepri Kembali Akan Kedatangan Ribuan PMI

“Pendampingan terhadap kelompok rentan ini menjadi prioritas,” kata Jati, Sabtu (28/2/2026).

Pada 27 Februari 2026, sebanyak 35 WNI/PMI dari Depo Tahanan Imigresen (DTI) Kemayan, Pahang, dipulangkan melalui Pelabuhan Pasir Gudang menuju Batam menggunakan feri. Masih di hari yang sama, 118 orang kembali diberangkatkan dari pelabuhan tersebut sebagai bagian dari program Jabatan Imigresen Malaysia.

BACA JUGA:  Hampir 1 Miliar Penduduk Bumi Alami Kelaparan

Selanjutnya pada 28 Februari 2026, sebanyak 114 WNI/PMI dari DTI Machap Umboo, Melaka, dipulangkan melalui Pelabuhan Internasional Melaka menuju Dumai.

Mayoritas deportan berasal dari Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, Riau, dan Nusa Tenggara Barat. Setibanya di Batam dan Dumai, mereka ditampung sementara di Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) untuk menjalani pendataan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Sebagian besar WNI/PMI dideportasi karena pelanggaran keimigrasian. Untuk mendukung proses pemulangan, KJRI Johor Bahru bersama KBRI Kuala Lumpur menerbitkan 121 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi mereka yang tidak memiliki dokumen perjalanan.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Antisipasi Pemulangan PMI Melalui Pelabuhan Tidak Resmi

Sepanjang tahun 2026, KJRI Johor Bahru tercatat telah memfasilitasi deportasi sebanyak 1.024 WNI/PMI ke Indonesia.

Jati menegaskan, proses pemulangan melibatkan kolaborasi lintas lembaga, antara lain BP3MI, P4MI, Ditjen Imigrasi, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia, guna memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terbaru