Calon Pekerja Migran Terjerat Modus Baru

- Publisher

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI yang berhasil diselamatkan oleh pihak berwajib. Foto: ANTARA

PMI yang berhasil diselamatkan oleh pihak berwajib. Foto: ANTARA

Kepala UPT BP2MI Kepri Mangiring Sinaga menyatakan pihaknya akan melakukan pembinaan dan penggalian informasi untuk mengetahui alasan warga nekad berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal.

Penggalian informasi itu dilakukan untuk dijadikan pertimbangan dalam membuat regulasi berikutnya.

Menurut dia, alasan utama warga memutuskan berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal karena masih belum dibukanya penempatan PMI di Negara Jiran.

BACA JUGA:  Halalbihalal Bersama FKUB, Amsakar: Rajut Ukhuwah, Bangun Batam yang Rukun dan Madani

“Sampai hari ini Malaysia belum dibuka untuk penempatan PMI, maka mereka menempuh perjalanan lewat pintu belakang,” kata dia.

Selain itu, terdapat juga warga yang memutuskan berangkat secara ilegal karena statusnya telah didaftarhitamkan oleh Otoritas Malaysia sehingga tidak bisa masuk secara legal.

Ia membantah sulitnya prosedur pengiriman PMI secara resmi yang membuat warga berbondong-bondong masuk Malaysia dengan cara yang salah.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Tinjau TPA Punggur, Mantapkan Langkah Luar Biasa Atasi Krisis Sampah di Batam

Namun, ia mengakui informasi pemberangkatan PMI legal masih minim. Warga lebih mempercayai iming-iming calo ketimbang informasi resmi pemerintah.

Sementara itu, Polda Kepri berkomitmen untuk menindak pengiriman PMI ilegal hingga ke akarnya, perekrut di daerah asal.

Dalam kasus pengiriman PMI ilegal melalui Karimun yang melibatkan korban SR dan N, Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti menyatakan telah menetapkan dua tersangka, pemilik rumah penampungan PMI.

BACA JUGA:  Kisah Kasmo, Peternak Lele Sukses di Barelang. Ini Rahasianya

“Ini merupakan sebuah keberhasilan dan keseriusan dari Polda Kepri melalui Ditpolairud Polda Kepri dalam mengungkap jaringan pengiriman PMI ilegal,” kata dia.

Ia berharap tidak ada lagi warga yang berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal, agar tidak menjadi korban berikutnya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru