Setelah Vaksin Booster, Jangan Lakukan Hal Ini. Catat!

- Publisher

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksin. Foto: Istimewa

Ilustrasi vaksin. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Vaksin booster COVID-19 telah mulai diberikan sejak pertengahan Januari sebagai salah satu perlindungan dalam menghadapi varian Omicron.

Vaksin booster adalah suntikan vaksin dosis ketiga yang diberikan untuk memperkuat antibodi dalam melawan virus corona penyebab COVID-19.

Syarat penerima vaksin booster adalah orang berusia 18 tahun ke atas, tinggal di kabupaten/kota yang telah mencapai vaksinasi dosis kedua 60 persen, dan sudah mendapatkan vaksin dosis kedua minimal 6 bulan.

Pemberian vaksin booster diprioritaskan untuk lansia dan orang yang memiliki penyakit penyerta.

BACA JUGA:  Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik

Berikut hal yang tidak anjurkan atau menjadi pantangan setelah vaksin booster COVID-19.

“Bagi orang dengan penyakit kronis atau komorbid atau kondisi khusus sebaiknya ikuti nasihat, petunjuk atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid) tersebut,” kata Vito Damay, dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (21/1).

Vito kemudian menyarankan untuk tidak menekan, memijat, atau menggosok lokasi bekas suntikan.

Selain itu, dia juga mengatakan agar tidak merokok dan konsumsi minuman beralkohol sebagai pantangan setelah vaksin booster COVID-19.

BACA JUGA:  Catat! Kondisi Ini yang Buat Orang Puasa Tak Bisa Divaksin

“Jangan merokok atau minum alkohol setelah vaksinasi, karena teorinya rokok menyebabkan oksidasi dan alkohol memperberat kerja metabolisme tubuh sehingga bisa saja berpengaruh terhadap proses respons imun terhadap vaksinasi,” ujarnya.

BACA JUGA:

Vaksin Booster dengan Vaksin Dosis Ketiga Berbeda, Jangan Salah Paham!

Apa Pentingnya Vaksin Booster?

Anda juga sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik yang berat setidaknya selama 2-3 hari setelah vaksin booster. Pasalnya, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih dari efek samping vaksin booster.

BACA JUGA:  Animo Warga Kepri Berkurang untuk Vaksinasi Dosis Penguat

Setelah mengetahui pantangan setelah vaksin booster, Vito memaparkan beberapa anjuran yang sebaiknya dilakukan.

Berikut beberapa anjuran Vito setelah vaksin booster COVID-19.

  • Minum paracetamol jika demam, menggigil, atau pegal-pegal setelah vaksinasi
  • Cukupi kebutuhan nutrisi dan cairan setelah vaksinasi
  • Istirahat yang cukup setelah vaksinasi, siapkan waktu untuk pulang cepat atau istirahat dari kerja
  • Tetap mematuhi protokol kesehatan

Dia turut mengingatkan untuk konsultasi dengan dokter yang biasa menanganinya jika dalam kondisi tidak nyaman setelah vaksinasi booster COVID-19. (RP/CNNINDONESIA)

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru