Perjalanan Luar Daerah Dominasi Kasus COVID-19 di Tanjungpinang

- Publisher

Jumat, 4 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pola penyebaran COVID-19 di Kota Tanjungpinang saat ini lebih didominasi dikarenakan perjalanan dari luar daerah dan kontak erat. Foto: Istimewa

Pola penyebaran COVID-19 di Kota Tanjungpinang saat ini lebih didominasi dikarenakan perjalanan dari luar daerah dan kontak erat. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pola penyebaran COVID-19 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau saat ini lebih didominasi dikarenakan perjalanan dari luar daerah dan kontak erat.

Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Elfiani Sandri. Kasus tersebut, menurut dia, memungkinkan belum terdeteksi ketika perjalanan, yang kemudian baru terdeteksi saat pihaknya melakukan tracing.

“Pola penyebaran kasus karena ada perjalanan atau kontak erat warga dengan pelaku perjalanan dari luar Provinsi Kepri,” kata Elfiani Sandri di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA Kamis 3 Februari 2022.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Tanjungpinang Berlebaran di Pulau Penyengat

Sandri mengatakan situasi di Tanjungpinang sempat berada dalam kondisi nol kasus atau Zona Hijau pada Desember 2021.

Akan tetapi, katanya, kasus COVID-19 di Tanjungpinang kembali mengalami kenaikan pada Januari 2022. Menurutnya, hampir setiap hari terdapat penambahan pasien di daerah setempat.

“Hampir setiap hari ada penambahan kasus. Terakhir ada 18 orang, sehingga total saat ini ada 35 kasus aktif,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Bantu Rp300 Juta dan Logistik untuk Korban Banjir di Natuna

Selain itu, lanjut dia, Satgas COVID-19 Tanjungpinang juga melakukan pemeriksaan terhadap pasien positif. Hal itu untuk mendeteksi adanya kemungkinan varian Omicron yang masuk.

“Kami akan terus menjalankan testing dan tracing untuk mengatasi penyebaran COVID-19 di Tanjungpinang,” ujar dia.

Lebih lanjut ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak panik dengan adanya varian baru Omicron. Kendati demikian, masyarakat diminta untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, terutama memakai masker dan menjaga jarak.

BACA JUGA:  Dapat Atasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 KG, Pemko Tanjungpinang Kembali Bagikan 5 Ribu Kartu Puan Molek

“Bagi yang belum divaksin, segera melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan pelaksanaan vaksinasi,” sebutnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Tanjungpinang, Kamis (3/2), jumlah kasus aktif di kota Tanjungpinang tercatat 35 kasus, 10 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 3 orang menjalani perawatan di Mess Pemda, dan 22 orang menjalani Isolasi mandiri. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terbaru