Serahkan Dokumen Readiness Criteria Revitalisasi Pasar Tanjungpinang, Wako Rahma : Semoga Segera Terlaksana

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus melakukan proses tahapan pelaksanaan revitalisasi pasar baru Tanjungpinang, yang rencana pembangunan tahap satu akan dilakukan pada Oktober mendatang.

Untuk memenuhi prasyarat pembangunan yang diusulkan, Wali Kota Tanjungpinang Rahma, didampingi Kepala Dinas PUPR, Disdagin, dan Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang Hendra Jaya, menyerahkan langsung dokumen readiness criteria (RC) revitalisasi pasar baru Tanjungpinang kepada Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR, di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (24/6/2022).

BACA JUGA:

Wako Rahma: Kios Sang Pencerah Muhammadiyah Bantu Sektor Ekonomi Masyarakat Tanjungpinang

Disdagin Berikan Pelatihan AMT Kepada 30 Pelaku IKM, Wako Rahma : Ini Menjadikan Wirausaha Lebih Tangguh

Sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan, pemko telah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED), dokumen perencanaan teknis, dan rencana anggaran belanja (RAB) dalam rangka memenuhi ketentuan readiness criteria revitalisasi pasar Tanjungpinang.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Rahma menjelaskan secara detail setiap tahapan pembangunan dan kesiapan pemko Tanjungpinang dalam proses pelaksanaan revitalisasi pasar.

“Segala tahapan dan perosedur pelaksanaanya telah kami lakukan, mulai dari rapat pembahasan, perencanaan teknis hingga menyelesaikan DED nya. Karena kami ingin pasar yang ambruk kemarin segera dibangun,” ucapnya.

Rahma berharap, dengan diserahkan dokumen tersebut, pekerjaan revitalisasi pasar baru tahap satu segera terlaksana.

“Mudah-mudahan proses pembangunannya bisa dimulai Oktober ini. Mengingat kondisi pasar saat ini memang layak untuk direvitalisasi, karena sudah 32 tahun tidak pernah dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Mengenai proses sertifikasi lokasi pembangunan, lanjut Rahma, sertifikat tanah tempat pembangunan pasar baru telah kami terima dari pihak BPN.

Kesiapan kesesuaian tata ruang juga sudah diselesaikan melalui Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) yang menerangkan bahwa lokasi tersebut sudah memenuhi syarat dan peruntukannya berdasarkan rencana tata ruang pada perda tahun 2018.

Di samping itu, BPKP Kepri telah memberikan jawaban terkait pengunaan dana BTT dalam proses mempersiapkan lokasi dan relokasi.

“Sesuai hasil koordinasi dan petunjuk dari BPKP Kepri, anggaran dari pusat sudah memungkinkan untuk dilakukan kegiatan fisik. Dari surat kementerian PUPR itu, kami sudah dapat menggunakan anggaran BTT untuk proses persiapan dan relokasi pedagang,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Essy Asiah mengatakan, kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya akan membantu percepatan pelaksanaan revitalisasi pasar baru Tanjungpinang.

“Mlihat segala kelengkapan dan persyaratan telah terpenuhi. Mudah-mudahan pasar yang menjadi objek vital bagi masyarakat ini semakin layak dan moderen,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan ucapkan terima kasih atas kerja sama dan keseriusan pemko Tanjungpinang dalam percepatan revitalisasi pasar demi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan salah satu pusat perekonomian tertua di kota Tanjungpinang,” katanya. (RP)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!