Kelakuan Anak Kiai Jombang Terbongkar, Mulai dari Baiat hingga Ajarkan Santriwati Merokok

- Publisher

Senin, 11 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus pencabulan terhadap perempuan santri, MSAT, saat berada di Rumah Tahanan Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: ANTARA

Tersangka kasus pencabulan terhadap perempuan santri, MSAT, saat berada di Rumah Tahanan Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Syarifudin Pane (42), seorang yang mengaku mantan mediator pelaku pelecehan seksual terhadap santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah, Moch Subchi Azal Tsani atau Mas Bechi, buka-bukaan terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh anak kiai tersebut.

BACA JUGA:  LBH SAFA Kembali Menyelenggarakan Penyuluhan dan Konsultasi Hukum Gratis Bagi Tahanan di Rutan Kelas 1 Bandung

Syarifudin mulai membuka bobroknya pondok pesantren Shiddiqiyyah yang menjadi awal terjadinya kasus pelecehan tersebut.

“Pesantren itu unik, saya lihat dan tanya waktu itu saya mau sembayang, saya kira itu masjid karena bagus dan mentereng. Kemudian dijelaskan kalau itu tempat baiat. Saya tanya kenapa harus dibaiat, tujuannya mereka ya bilang baiat ke Allah,” katanya dilansir dari OKEZONE.

BACA JUGA:  Kisah Lima Opu Daeng dari Tanah Bugis

BACA JUGA:

BACA JUGA:  Hari Ini, Jamaah Thariqat Syattariyah di Aceh Rayakan Idul Adha

Kasus Cabul Anak Kiai di Jombang, Banyak Ruangan Rahasia di Ponpes Shiddiqiyah

Berita Terkait

Erlita Amsakar Ajak Pelajar Batam Bangun Karakter, Tolak Bullying dan Bijak Bermedia Sosial
Perkuat Tata Kelola Lahan, Penerima Alokasi Wajib Laporkan Progres Pembangunan Maksimal 31 Agustus 2026
Amsakar Paparkan Pengalaman Batam di Forum Nasional, Sebut Transmigrasi Kunci Pemerataan Pembangunan
Cen Sui Lan Perkuat Diplomasi Investasi di China, Natuna Bidik Hilirisasi Silika dan Kerja Sama Internasional
PLN Siapkan Kompensasi untuk Pelanggan Terdampak Blackout di Karimun, Peremajaan PLTD Dipercepat
Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor
PMI Asal Tanjungpinang Korban Penyekapan di Myanmar Tiba di Batam, Polisi Dalami Jaringan TPPO
Luruskan Isu di Masyarakat, Amsakar: RT dan RW Tidak Bertugas Memungut Pajak

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:33 WIB

Erlita Amsakar Ajak Pelajar Batam Bangun Karakter, Tolak Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:45 WIB

Perkuat Tata Kelola Lahan, Penerima Alokasi Wajib Laporkan Progres Pembangunan Maksimal 31 Agustus 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:47 WIB

Amsakar Paparkan Pengalaman Batam di Forum Nasional, Sebut Transmigrasi Kunci Pemerataan Pembangunan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

Cen Sui Lan Perkuat Diplomasi Investasi di China, Natuna Bidik Hilirisasi Silika dan Kerja Sama Internasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor

Berita Terbaru