Kelurahan Tanjungpinang Kota Diusulkan sebagai Desa Cantik Program BPS

INIKEPRI.COM – Kelurahan Tanjungpinang Kota diusulkan menjadi seratus desa/kelurahan di Indonesia sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) program Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tanjungpinang, Susilo mengatakan tahun 2021 lalu, Kelurahan Kampung Bulang telah ditetapkan sebagai Desa Cantik oleh BPS Tanjungpinang.

BACA JUGA:

20 Pelaku Usaha Dibekali Cara Mengolah Ikan yang Baik, Wako Rahma Harapkan Bisa Jadi Pengusaha Besar

Di antara 100 desa/kelurahan Desa Cantik se-Indonesia, kelurahan Kampung Bulang menempati posisi ke 13 besar Desa Cantik Nasional 2021 BPS.

“Tahun lalu, di antara 100 desa/kelurahan se- Indonesia, kelurahan Kampung Bulang masuk 13 besar Desa Cantik nasional,” kata Susilo, di kantor Dinas Kominfo Tanjungpinang, Kepri, Senin (25/7/2022).

Tahun 2022, BPS mengusulkan lagi kelurahan Tanjungpinang Kota sebagai Desa Cantik program BPS.

“Baru pengusulan. Proses pra sebelum penilaian, jadi apa saja yang menjadi indikatornya, BPS bekerja sama dengan pemko yang dalam hal ini diskominfo, bappelitbang, dan dinsos untuk melengkapi standar penilaian desa cantik,” tambah dia.

Desa Cantik ini, lanjut Susilo, adalah program dari BPS untuk melaksanakan pembinaan statistik secara sektoral di tingkat kelurahan yang bertujuan meningkatkan peran aktif dari kelurahan dalam penyelenggaraan data sektoral.

“Jadi, kelurahan ini sebagai ujung tombak data dari informasi di suatu wilayah. Bila data dikelola dengan baik dan berkesinambungan manfaatnya itu luar biasa bagi pemko, antara lain untuk perencanaan dan pengambil kebijakan,” terangnya.

Tugas diskominfo di sini, selain sebagai wali data, di bidang statistik dan persandian ini membantu memperoleh data dari produsen data (OPD).

Begitu pula, Bidang TIK membantu dari segi IT nya, seperti penyediaan website dan aplikasi sehingga memudahkan kelurahan tersebut dalam menyajikan data dan informasi kependudukan kepada masyarakat.

“Sebenarnya, hasil akhirnya itu bukan berhasil menjadi desa cantik atau tidak, tapi yang lebih penting itu terlaksananya pelayanan berbasis data dan informasi di setiap kelurahan. Misalnya ada program bantuan apa di kelurahan itu yang sudah ada,” pungkasnya.

Di waktu terpisah, sebelumnya Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Mangamputua Gultom mengatakan program desa cantik di kota Tanjungpinang telah berjalan dan akan terus dilakukan perluasan.

“Tahun lalu, program desa cantik telah berjalan di kelurahan Kampung Bulang. 2022 ini, rencananya akan dilaksanakan di kelurahan Tanjungpinang Kota,” ucapnya. (RP)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!