AirAsia Tawari Driver Ojol Gaji Rp 10 Juta/Bulan, Siap Lawan Grab!

- Publisher

Sabtu, 6 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi Airasia. Foto: Istimewa

Aplikasi Airasia. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Induk AirAsia tidak main-main menggarap bisnis transportasi online di Malaysia.

Ini dibuktikan mereka dengan menawarkan driver gaji minimum RM3.000 (Rp 10 jutaan) per bulan dan berstatus sebagai karyawan tetap.

Para driver juga akan mendapatkan keuntungan lain. Berupa rekening tabungan Employee Providence Fund (EPF) atau jaminan hari tua dan Social Security Organizations (Sosco) atau jaminan kecelakaan kerja.

BACA JUGA:

Keren, Grab Mulai Pakai Motor Listrik

Driver nantinya juga dapat asuransi kesehatan, cuti tahunan hingga tunjangan perjalanan.

BACA JUGA:  Vaksin Bill Gates Keok dari Vaksin BNT126?

Informasi saja, saat ini Malaysia hanya mengizinkan operasi jasa taksi online. Pemain terbesar dalam bisnis ini adalah Grab. Adapun Gojek belum masuk ke Malaysia.

“Kami sangat senang menyambut para driver ke dalam keluarga kami. Seperti yang diketahui banyak orang AirAsia selalu mengenai manusia dan kami percaya bahwa manusia adalah aset terbesar kami. Ini berlaku di semua unit bisnis Capital A, termasuk Air Asia Super App,” jelasnya, dikutip dari MalayMail, Kamis (4/8/2022).

BACA JUGA:  Negara Bangkrut, Wanita di Sri Lanka Barter Hubungan Seks dengan Makanan

BACA JUGA:

Begini Kesepakatan dari PT. Gojek Indonesia. Driver Puas?

“Sama seperti yang menangani bagasi, awak kabin, dan pilot kami adalah tulang punggung bisnis penerbangan kami, pekerjaan ini adalah pahlawan dari operasi pengiriman kami”.

AirAsia juga nampaknya tak khawatir bakal kebanjiran pelamar pekerjaan. Kepala Pengiriman Merek Lim Ben-Jie menyebut perusahaan punya proses penyaringan yang tepat sebelum memperkerjakan mereka.

BACA JUGA:  Tak Hasilkan Resolusi, Indonesia Kecewa terhadap DK PBB

Dia menambahkan potensi pertumbuhan pengendara akan menguntungkan perusahaan jadi salah satu pemain signifikan di sektor super-app, bersama dengan Grab dan juga FoodPanda. Air Asia juga tidak berencana menghentikan proses perekrutan, ungkapnya.

“Saya tidak berpikir kami punya rencana menghentikan sementara kebijakan perekrutan kami saat ini, karena kami ingin tumbuh. Saat ini kami punya 20 pengendara permanen dan mencari lebih banyak lagi di masa depan,” jelas Lim Ben-Jie. (RP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Senin, 9 Februari 2026 - 11:15 WIB

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terbaru