Sempat Viral, Es Kontol di Sidoarjo Kini Tinggal Cerita

- Publisher

Jumat, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Es kaki. Foto: Suparno

Es kaki. Foto: Suparno

INIKEPRI.COM – Warung kopi (warkop) banyak ditemui di seluruh Indonesia. Warkop-warkop ini lazimnya digunakan sebagai tempat nongkrong, makan, atau sekadar melepas penat.

Di Sidoarjo, ada warkop yang unik. Namanya Warkop Bocor. Salah satu menu warkop tersebut adalah es kaki setelah dulu sempat menjual es kontol.

Melansir DETIKCOM, Warkop Bocor yang buka 24 jam itu itu berlokasi di tengah Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Kota Sidoarjo.

Warkop ini cukup populer meski terlihat sederhana. Ini dibuktikan dengan terus berdatangannya pelanggan yang mengaku tertarik mencicipi es kaki. Pengganti es kontol yang sempat viral.

BACA JUGA:  UAS Berduka, Tertunduk Bersedih di Samping Makam: Tak Terkatakan Rasanya

Pemilik Warkop Bocor, Sarnawi atau yang akrab dipanggil Cak Pai mengaku, warkop ini buka sejak 1990. Dia pun mengakui, es kaki menjadi salah satu minuman favorit pelanggannya.

Ia juga menjelaskan, es kontol itu sejatinya merupakan es bungkus pada umumnya. Namun, bentuk plastik bungkusnya yang kerap dibilang unik. Sebab, plastik itu dibuat menyerupai alat kelamin pria.

BACA JUGA:  Viral Di FB, Pasien RS Sidempuan Curhat Ditangani Tidak Layak
Bentuk es kontol yang dulu sempat viral. Foto: Suparno/detikJatim

“Untuk menarik pembeli kami pernah membuat es yang di bungkus plastik yang unik dan lucu,” kata Cak Pai, Kamis (15/9/2022).

Menurut Cak Pai, es tersebut berisi minuman es susu rasa strawberi. Lantas ditambah es batu agar segar. Minuman itu pun viral, namun tak bertahan lama.

“Ya jadi pas minuman itu viral, kami dilarang menjual es dengan model bungkus yang dianggap porno tersebut,” tutur Cak Pai.

BACA JUGA:  PLN Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 untuk Korban Banjir di Sumatera

Cak Pai bercerita, saat es tersebut viral, dirinya langsung dipanggil oleh pihak kelurahan setempat. Sebab, es tersebut dianggap berbau pornografi. Walhasil, dia diminta untuk membuat pernyataan tidak menjual es dengan bungkus seperti itu.

“Sejak empat bulan lalu sudah tidak jual es kontol,” pungkasnya.

Kini, es kontol memang sudah tinggal cerita. Namun, Cak Pai menggantinya dengan es kaki yang berbeda bentuk, namun isinya tetap sama. Pelanggan pun tetap memburunya. (RP/DETIKCOM)

Berita Terkait

BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi
Cen Sui Lan Pimpin FGD Pra Studi Kelayakan, Natuna Siapkan Pembangunan Pelabuhan Baru
Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan
Pimpin Upacara Hardiknas, Cen Sui Lan Tekankan Peran Bersama Bangun Pendidikan Natuna
Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
Cen Sui Lan Tinjau Gedung SPPG Seluan, Dorong Segera Dioperasikan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi

Senin, 4 Mei 2026 - 13:07 WIB

Cen Sui Lan Pimpin FGD Pra Studi Kelayakan, Natuna Siapkan Pembangunan Pelabuhan Baru

Senin, 4 Mei 2026 - 12:30 WIB

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:29 WIB

Pimpin Upacara Hardiknas, Cen Sui Lan Tekankan Peran Bersama Bangun Pendidikan Natuna

Senin, 4 Mei 2026 - 07:14 WIB

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam

Berita Terbaru