Hasil Pemilu Sela AS, Partai Trump Gagal Menang Senat

- Admin

Senin, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Pemilu Sela AS, Partai Trump Gagal Menang Senat. Foto:GETTY IMAGES

Hasil Pemilu Sela AS, Partai Trump Gagal Menang Senat. Foto:GETTY IMAGES

INIKEPRI.COM – Partai asal mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Partai Republik, dipastikan tdiak akan menguasai Senat.

Ini merupakan hasil dari perhitungan terakhir pemilu sela, yang dilakukan negeri Paman Sam untuk memilih anggota kongres pada pekan lalu.

Pemilu sela ini biasanya digelar setiap dua tahun dan jatuh tempo di tengah masa jabatan penuh Presiden AS selama empat tahun. Dalam bahasa Inggris, ini dikenal sebagai ‘midterm election’.

Dalam aturannya, Kongres AS menentukan undang-undang (UU) yang berlaku secara nasional. DPR AS memutuskan UU mana yang di-voting sementara Senat bisa memblokir atau menyetujui UU itu.

Baca Juga :  Kenapa Israel Menyerang Palestina, Ini Sejarahnya

BACA JUGA :

Akun Donald Trump Resmi Dihapus Twitter Selamanya

Senat juga bisa mengonfirmasi penunjukan yang dilakukan Presiden AS. Termasuk melakukan penyelidikan terhadapnya, yang tergolong sangat langka dilakukan.

Dalam update terbaru, dimuat CNBC International, dikutip Senin (14/11/2022), Demokrat dipastikan meraih kemenangan di Senat setelah senator asal Nevada Catherine Cortez Masto. Ia mengalahkan mantan Jaksa Agung Nevada Adam Laxalt yang diusung Trump.

Ini membuat Demokrat berhak ada 50 kursi di Senat. Sementara Republik 49.

“Kami berada di tepi otokrasi dan syukurlah rakyat Amerika menarik kami kembali dalam pemilihan ini,” kata Pemimpin Demokrat di Senat Chuck Schumer pada konferensi pers.

Baca Juga :  Dubes Agus ke Rizieq: Selamat Kembali ke Tanah Air

Sementara itu, hasil pemilihan untuk DPR AS sendiri belum final. NBC News belum memproyeksikan karena negara bagian AS masih terus menghitung suara dalam persaingan ketat.

Namun dari perhitungan sementara, Republik masih unggul. Demokrat mendapat 216 suara dan Republik 219.

BACA JUGA :

Trump Positif Covid-19, Kartun The Simpsons Trending di Twitter

Sebelumnya, mengutip AFP, keuntungan Partai Republik di Kongres akan membuat sakit kepala Biden. Apalagi, soal bantuan ke Ukraina dan krisis iklim.

Jika Republik menguasai setidaknya satu kamar di Kongres, analis percaya mereka tampaknya akan menggalang dengar pendapat lebih cepat, guna menghambat kebijakan luar negeri Biden. Republik juga bisa menyerangnya dengan penaria tentara AS di Afghanistan yang “kacau” hingga menyelidiki asal-usul COVID-19 dan sejumlah skandal putra Biden, Hunter.

Baca Juga :  Masjidil Haram Kembali Dibuka untuk Umum

“Mereka tidak akan memiliki suara untuk mengesampingkan veto presiden. Mereka tidak akan memiliki kekuatan untuk memajukan agenda afirmatif,” kata Brian Finucane, mantan pejabat senior Departemen Luar Negeri yang sekarang di International Crisis Group.

“Namun mereka dapat menggunakan kekuasaan adalah untuk memblokir inisiatif oleh pemerintah atau untuk melakukan pengawasan,” tambahnya. (RBP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB