INIKEPRI.COM – Sudah sejak lama, suku Bugis dikenal piawai dalam hal mengarungi lautan luas.
Pelaut-pelaut dari Bugis dikenal ulung dalam menaklukkan badai dan taufan di tengah lautan.
Saat layar telah terkembang, pantang bagi orang Bugis untuk kembali ke daratan. Orang Bugis mampu berlayar kemanapun dengan mengandalkan rasi bintang di langit.
Sangking banyaknya orang Bugis yang berlayar di perairan nusantara, semua tak terlepas dari cerita perjalanan lima bersaudara asal tanah Bugis.
Kelima bersaudara itu adalah anak dari Opu Tendri Borong Daeng Rilekke yang masih mempunyai hubungan dengan kerajaan Luwu di Sulawesi Selatan.
Dari kelima bersaudara itu, yang tertua adalah Opu Daeng Perani, lalu Opu Daeng Menambon, kemudian Opu Daeng Marewah, dilanjutkan Opu Daeng Cela’ dan yang terakhir Opu Daeng Kemasi.
Mereka dikenal dengan pelaut bijaksana nan pemberani. Semasa dalam perantauan, kelimanya banyak membantu kerajaan yang tengah menghadapi perperangan maupun kesulitan. Nama mereka terkenal ke penjuru negeri atas hal tersebut.
Dalam pengembaraannya, ayahnya, Opu Tenri Borong Daeng Rilekke dan kelima saudara itu pertama kali singgah di Betawi (Jakarta).
Persinggahan ini juga guna menemui adik kandung ayahnya yang bernama Opu Daeng Biasa yang saat itu merupakan pemimpin bagi orang-orang Bugis disana.
Kemudian, pengembaraan menuju Negeri Segantang Lada di Pulau Siantan (Anambas). Di pulau ini, mereka menemui seorang penguasa Pulau Siantan yang bernama Karaeng Abdul fattah yang juga berasal dari tanah Bugis.
Tak berhenti disitu, pengembaraan kemudian dilanjutkan ke daerah-daerah Semenanjung Melaya lainnya hingga mencapai Kemboja.
Selepas dari Kemboja, Opu Tenri Daeng Rilekke berserta kelima anaknya akhirnya memutuskan untuk kembali ke Pulau Siantan.
Di tempat ini pula lah, Opu Tenri Daeng Rilekke wafat dan dimakamkan. Berpulangnya sang ayah dari kelima bersaudara tersebut, menjadikan Opu Daeng Perani selaku anak tertua, memikul tanggung jawab.
Kelima bersaudara itu terus melakukan pengembaraan dan membantu kerajaan lainnya, meskipun ayahnya telah meninggal dunia.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















