Kisah Lima Opu Daeng dari Tanah Bugis

- Admin

Selasa, 29 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Phinisi Bugis. Foto: Istimewa

Kapal Phinisi Bugis. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sudah sejak lama, suku Bugis dikenal piawai dalam hal mengarungi lautan luas.

Pelaut-pelaut dari Bugis dikenal ulung dalam menaklukkan badai dan taufan di tengah lautan.

Saat layar telah terkembang, pantang bagi orang Bugis untuk kembali ke daratan. Orang Bugis mampu berlayar kemanapun dengan mengandalkan rasi bintang di langit.

Sangking banyaknya orang Bugis yang berlayar di perairan nusantara, semua tak terlepas dari cerita perjalanan lima bersaudara asal tanah Bugis.

Kelima bersaudara itu adalah anak dari Opu Tendri Borong Daeng Rilekke yang masih mempunyai hubungan dengan kerajaan Luwu di Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Pemuda Lombok ini Nikahi Dua Wanita Sekaligus, Malam Pertamanya Gimana?

Dari kelima bersaudara itu, yang tertua adalah Opu Daeng Perani, lalu Opu Daeng Menambon, kemudian Opu Daeng Marewah, dilanjutkan Opu Daeng Cela’ dan yang terakhir Opu Daeng Kemasi.

Mereka dikenal dengan pelaut bijaksana nan pemberani. Semasa dalam perantauan, kelimanya banyak membantu kerajaan yang tengah menghadapi perperangan maupun kesulitan. Nama mereka terkenal ke penjuru negeri atas hal tersebut.

Baca Juga :  Heboh Munculnya Agama Muslim di Sumbar, Boleh tak Salat

Dalam pengembaraannya, ayahnya, Opu Tenri Borong Daeng Rilekke dan kelima saudara itu pertama kali singgah di Betawi (Jakarta).

Persinggahan ini juga guna menemui adik kandung ayahnya yang bernama Opu Daeng Biasa yang saat itu merupakan pemimpin bagi orang-orang Bugis disana.

Kemudian, pengembaraan menuju Negeri Segantang Lada di Pulau Siantan (Anambas). Di pulau ini, mereka menemui seorang penguasa Pulau Siantan yang bernama Karaeng Abdul fattah yang juga berasal dari tanah Bugis.

Tak berhenti disitu, pengembaraan kemudian dilanjutkan ke daerah-daerah Semenanjung Melaya lainnya hingga mencapai Kemboja.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Jemput WN Tanjungpinang yang Dievakuasi dari Iran

Selepas dari Kemboja, Opu Tenri Daeng Rilekke berserta kelima anaknya akhirnya memutuskan untuk kembali ke Pulau Siantan.

Di tempat ini pula lah, Opu Tenri Daeng Rilekke wafat dan dimakamkan. Berpulangnya sang ayah dari kelima bersaudara tersebut, menjadikan Opu Daeng Perani selaku anak tertua, memikul tanggung jawab.

Kelima bersaudara itu terus melakukan pengembaraan dan membantu kerajaan lainnya, meskipun ayahnya telah meninggal dunia.

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB