Setelah mahar disiapkan, persiapan untuk pernikahan pun dimulai. Di hari H, pesta diadakan di rumah pihak perempuan dan seekor sapi jantan akan disembelih oleh sang ayah. Di rumah mempelai pria, juga ada pesta lainnya yang dimaksudkan menyempurnakan pernikahan.
Tak cukup sampai disitu, pada saat itu juga, peran dari sang bibi dimulai. Sang bibi akan memeriksa kesucian mempelai wanita dan tidur dengan mempelai pria untuk mengetahui potensinya.
Mempelai Pria akan diuji oleh sang bibi dari pihak wanita tentang kemampuan seksualnya dan kekuatan mempelai pria.
Beberapa trik dan gaya favorit dari mempelai pria akan dipelajari sang bibi untuk diberitahu kepada keponakannya.
Setelah itu, mempelai wanita akan diajari oleh bibinya dan pernikahan pun boleh dilangsungkan. (DI)

















