HMKN, GMNI UMRAH & GPR lakukan Unjuk Rasa Tolak Konsensi ZEE Indonesia-Vietnam

- Publisher

Kamis, 22 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMKN, GMNI UMRAH & GPR lakukan Unjuk Rasa Tolak Konsensi ZEE Indonesia-Vietnam. Foto:INIKEPRI.COM

HMKN, GMNI UMRAH & GPR lakukan Unjuk Rasa Tolak Konsensi ZEE Indonesia-Vietnam. Foto:INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Puluhan mahasiswa dan pemuda Provinsi Kepulauan Riau melakukan aksi unjuk rasa menolak Konsensi ZEE Indonesia-Vietnam di Laut Natuna Utara, Kamis 22 Desember 2022.

Aksi yang digelar beberapa organisasi yaitu Gerakan Pemuda Revolusioner (GPR) Kepri, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat UMRAH, Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna (HMKN) Tanjungpinang-Bintan.

Aksi tersebut berjalan dengan tertib. Namun, tidak membuahkan hasil apapun dari DPRD Kepri. Pihak DPRD Kepri enggan menemui massa aksi yang melakukan aksi di depan kantor DPRD Kepri. Dengan tidak ditemui massa aksi, korlap aksi menyatakan kekecewaannya terhadap DPRD Kepri.

BACA JUGA:  Lantamal IV Tanjungpinang Gelar Bintek Watpers

“Kami menyayangkan 45 anggota DPRD yang di dalamnya terdapat 4 pimpinan anggota DPRD Provinsi Kepri bahkan 1 orang pun tidak bisa hadir menjumpai massa aksi,” ujar Dendi Ardiansyah selaku Korlap Aksi.

Massa aksi membawa 3 tuntutan yang akan disampaikan kepada DPRD Kepri terkait ZEE Indonesia-Vietnam, pengesahan RUU Daerah Kepulauan, dan pengawasan terhadap kegiatan illegal fishing.

Adapun tuntutan yang di bawa mahasiswa hari ini ada 3 tuntutan, yaitu :

  1. Mendesak pemerintah untuk membatalkan konsensi ZEE Indonesia-Vietnam
  2. Mendesak pemerintah untuk mengesahkan rancangan RUU daerah kepulauan
  3. Mendesak aparat keamanan laut untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan ilegas fishing dari negara asing di wilayah NKRI
BACA JUGA:  Wantimpus PPM Silaturahmi dengan Danlantamal IV Tanjung Pinang

Menurut korlap aksi, Dendi Ardiansyah yang juga selaku Ketua HMKN, kebijakan yang diambil oleh pemerintah dinilai sebagai kebijakan yang tidak tepat dalam menyelesaikan konflik yang ada di Laut Natuna Utara.

“Justru kebijakan yang diambil malah membuat masyarakat menjerit terutama nelayan pesisir,” ujar dia.

Di tempat yang sama, Ketua GPR Kepri, Zulfikar Rahman mengatakan, Konsensi ZEE Indonesia-Vietnam ini akan mempersempit ruang tangkap nelayan tradisional.

BACA JUGA:  Dinkes Tanjungpinang Ingatkan Masyarakat Meski Sudah Divaksin, Tetap Taat Prokes

“Ini berpotensi terhadap laju perekonomian di Natuna,” kata Zulfikar.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua GMNI Komisariat UMRAH Matheus. Ia mengatakan, permasalahan zona ekonomi eksklusif ini bukan lagi menjadi permasalahan baru.

“Sudah terlalu banyak kejadian nelayan-nelayan asing yang menangkap ikan di perairan negara kita. Dalam hal ini pun konsesi ini tidak bisa dibenarkan, karena negara lain akan memandang sebelah mata negara kita. Segala kekayaan alam didalam negara itu digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Jangan sampai pemerintah salah ambil keputusan,” sebutnya. (MIZ)

Berita Terkait

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Berita Terbaru