Terkait RDP Bangunan Di Lahan Sah Milik PT Harmoni Mas, Direktur PT KAMMY Mitra Indo Menyayangkan Sikap Ketua DPRD Cak Nur

- Publisher

Senin, 26 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PT KAMMY Mitra Indo, Izzy Samsu Marsin, SE MM. Foto: Istimewa

Direktur PT KAMMY Mitra Indo, Izzy Samsu Marsin, SE MM. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Direktur PT KAMMY Mitra Indo, Izzy Samsu Marsin, SE MM, menyayangkan sikap Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penyerobotan lahan di Sei Nayon di ruang rapat Pimpinan, Senin, 26 Desember 2022.

“Kami sangat menyayangkan sikap Cak Nur (sapaan akrab Nuryanto), seharusnya beliau melihat dan menyimak terlebih dahulu. Padahal sudah ada titik temu antara kami dengan para penyerobot lahan,” kata Izzy.

Seharusnya, kata Izzy, Cak Nur terlebih dahulu membaca isi dari Surat Pernyataan Bersama yang diberikan oleh PT Harmoni Mas kepada penyerobot lahan. Di dalam surat tersebut, salah satu poinnya ialah PT Harmoni Mas akan mengganti biaya penimbunan yang ada di area lahan PT Harmoni Mas dengan adil dihitung sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

BACA JUGA:  Soal Lahan di Sei Nayon, PT KAMMY: Pemerintah Tidak Mendukung Investasi

“Sejak tahun 2001 silam, PT Harmoni Mas sudah miliki legalitas yang sah, sudah bayar UWTO 30 tahun berakhir di tahun 2031. Di tahun 2015 dan 2016 dibuat surat pernyataan untuk kepentingan Harmoni tidak untuk kepentingan lainnya, untuk menjerat dan membatasi terjadi menjual kaveling lagi oleh Tiras cs, namun kenyataannya sampai saat ini, dia (Tiras) masih mejual Kaveling,” ungkapnya.

“Kami akan berikan ganti rugi dan bahkan kami berikan Rp25 juta untuk bangunan disana. Di dalam lahan kami saat ini ada 5 rumah yang sudah berdiri,” sambungnya.

“Saya tegaskan kembali, PT Harmoni sejak tahun 2001 sudah memiliki legalitas dan telah membayar WTO 30 tahun. Artinya Tiras CS datang menyerobot, ini yang kami luruskan terkait pernyataan Ketua DPRD Batam yang mengatakan, BP Batam dalam hal ini harus menelusuri lahan tersebut terlebih dahulu” Ujar Izzy.

BACA JUGA:  Tim Terpadu Mengeksekusi 22 Ruko yang Berada di Dalam Kawasan Lahan Milik PT KAMMY Mitra Indo, Izzy: Ini Bukti Keseriusan Pemerintah, Kami Mau Berinvestasi

“Sambungnya, untuk urusan kaveling yang telah dibeli, pihak perusahaan tidak akan memberikan ganti rugi. Urusan tersebut ganti rugi itu minta langsung dengan Tiras selaku penimbunan lahan tersebut”, Tegas Izzy

“Untuk ganti rugi Kaveling, warga yang sudah beli minta sama pak Tiras. Bangunan akan kami ganti rugi. Urusan ruko semua sudah diselesaikan, sudah dibicarakan, dan tidak ada masalah lagi,” ungkapnya.

Kata Izzy, sebelum terjadinya kisruh antara pihak perusahaan dengan penyerobot lahan, mereka telah berkali-kali melakukan mediasi. Hal ini, sambungnya, telah dilakukan sejak bulan Juli 2022 silam dan terkahir telah di mediasikan dengan Kapolresta Barelang.

“Terakhir kami mediasi dengan Kapolresta Barelang, semuanya hadir, termasuk juga Direktur Lahan BP Batam, Kapolsek, warga, pemilik ruko dan lainnya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kadisbudpar Bagikan Masker di Kampung Bule

“Saat kami mediasi dengan Kapolresta Barelang, dari pernyataan Ilham Direktur Lahan BP Batam menyatakan dengan jelas, lahan itu milik PT Harmoni Mas sejak tahun 2001. Tiras cs lah yang menyerobot lahan kami,” sambungnya.

Jika bicara rugi, kata Izzy, pihak perusahaan juga mengalami kerugian yang sangat besar yakni Rp16 miliaran akibat penyerobotan lahan sejak tahun 2015 silam. Dan pihak PT KAMMY Mitra Indo juga telah melaporkan penyerobotan lahan ini ke Polresta Barelang.

“Kita akan melakukan upaya hukum kepada mereka (penyerobot-red). Mereka harus mempertanggung jawabkan, mereka yang telah menjual kavling kepada masyarakat”, tegas Izzy kembali.

Lanjut Izzy, kami juga rugi sekitar Rp16 miliaran, dan kami sudah sampaikan kerugian tersebut dengan Kapolresta Barelang. (RP)

Berita Terkait

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group
Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia
Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam
Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam
Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota
Cara Cek Tagihan Listrik PLN Batam Secara Online, Cukup Lewat HP
Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
Tak Perlu Transit Lagi! Citilink Buka Rute Langsung Batam–Yogyakarta, Terbang Setiap Hari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:34 WIB

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:16 WIB

Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:43 WIB

Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota

Berita Terbaru