- Memilih Nama Brand yang Unik
Dalam membuat Gimmick, Kmau tentu bisa sedikit melakukan rekayasa. Salah satunya adalah dalam hal memberi nama merek atau produk yang menarik perhatian khalayak ramai, meskipun kesannya melebih-lebihkan keunggulan produk.
Misalnya, Es Kepal Milo. Dari namanya menimbulkan bayangan sebuah produk es krim Milo yang tebal dan padat seperti sebuah kepalan sehingga rasanya jadi nikmat luar biasa.
Padahal kenyataannya, komposisi produk ini hanyalah es serut yang dibentuk bulat padat dan ditaburi bubuk Milo di bagian atasnya.
Nah, nama merek produk yang menarik ini terbukti sukses sebagai strategi pemasaran. Jangan remehkan penamaan merek.
Buatlah sekreatif mungkin, sehingga bisa membuat banyak kepala menoleh saking uniknya.
- Mengadaptasi Hal-Hal yang Tengah Viral
Strategi terakhir yaitu memanfaatkan sesuatu yang sedang viral di media sosial. Kamu bisa mengadaptasi ide dari adegan ataupun kata-kata yang sedang viral.
Misalnya, saat ini sedang viral sosok Fajar Sad Boy dengan kata-katanya yang bikin seedih.
Nah, Kamu bisa mengundang atau mengajak Fajar untuk mempromosikan produkmu. Atau, Kamu bisa membuat konten serupa dengan Fajar tetapi dengan modifikasi yang bisa membuat produkmu bisa dilihat banyak orang. (DI/KOMPAS)

















