COVID-19 Reda, Wabah Baru Ancam Singapura

- Admin

Jumat, 20 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Icon Singapura. Foto: Istimewa

Icon Singapura. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura memperingatkan akan adanya risiko wabah baru pada tahun 2023.

Ini bukan lagi soal wabah COVID-19 melainkan wabah demam berdarah.

Sebetulnya, negara yang berhadapan dengan Kota Batam tersebut telah dilanda wabah demam berdarah dengan jumlah kasus mingguan melonjak tinggi sejak tahun lalu.

Diperkirakan lebih dari 32.000 kasus dilaporkan pada 2022, sekitar enam kali jumlah total kasus yang tercatat sepanjang tahun 2021.

Akan tetapi , pekan lalu, penderita kembali naik dengan 279 kasus. Ini hampir dua kali lipat jumlah yang dilaporkan pada periode yang sama tahun lalu.

“Jumlah kasus demam berdarah yang terus berlanjut di awal tahun meningkatkan risiko lonjakan awal kasus dalam beberapa bulan mendatang, dan dapat menyebabkan wabah demam berdarah lagi di Singapura tahun ini,” kata NEA dalam siaran persnya, mengutip CNA, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga :  Film Porno Wanita Lesbian Diputar di Pusat Vaksin COVID-19, Masyarakat Ikut Panik

BACA JUGA :

Jadwal dan Harga Tiket Ferry Batam-Singapura di Semua Pelabuhan

Saat ini tercatat ada 82 klaster DBD aktif per Rabu (18/1/2023). Sebanyak 13 di antaranya adalah klaster besar dengan 10 kasus atau lebih, termasuk di Hougang Avenue (1 kasus), Jurong West Avenue (5 kasus), dan Toa Payoh Lorong (4 kasus).

NEA mengatakan Virus dengue serotipe 3 (DENV-3) tetap menjadi strain dominan yang beredar di Singapura. Itu terdeteksi di 11 dari 13 kelompok besar demam berdarah.

Baca Juga :  Alat Kelamin Pria Ini Dipotong dan Dijadikan Makanan Babi, Karena Hendak Perkosa Keponakan

“Kekebalan populasi kita terhadap DENV-3 rendah, sehingga lebih banyak orang yang rentan terhadap infeksi serotipe ini,” kata NEA.

“Dengan demikian ada risiko tinggi bahwa sejumlah besar kasus demam berdarah akan menyebabkan kelanjutan wabah DENV-3 tahun lalu di Singapura.”

NEA pun menyerukan tindakan kolektif masyarakat untuk menghilangkan potensi tempat perkembangbiakan nyamuk. Badan itu mengeluarkan imbauan untuk periode Tahun Baru Imlek, saat rumah dan properti lainnya didekorasi dengan lebih banyak tanaman hias.

Badan tersebut mengatakan pihaknya juga telah meningkatkan inspeksi di semua pembibitan tanaman. Orang yang memelihara tanaman diimbau untuk memastikan bahwa air tidak menumpuk di piring pot bunga atau di atas tanah yang mengeras.

Baca Juga :  Terharu! Ustaz Ebit Lew Bagikan Hadiah untuk Komunitas Tionghoa Menjelang Imlek

BACA JUGA :

Warga Kepri ke Singapura Diimbau untuk Terapkan Prokes

Badan tersebut mencatat bahwa tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes yang paling umum ditemukan di rumah tahun lalu. Seperti di wadah rumah tangga, piring atau nampan pot bunga, dan wadah hias seperti vas bunga.

NEA mengingatkan masyarakat tentang langkah-langkah pencegahan yang dikenal sebagai “BLOCK”, yakni hancurkan tanah yang mengeras; angkat dan kosongkan piring pot bunga; balikkan ember dan bersihkan peleknya; ganti air dalam vas; serta Bersihkan talang atap dan tempatkan insektisida BTI. (RP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB