Rusia Pertimbangkan Gunakan Sistem Perbankan Syariah

- Publisher

Jumat, 3 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia. Foto: PEXELS

Rusia. Foto: PEXELS

INIKEPRI.COM – Rusia pada Rabu (1/2) memulai proyek percontohan untuk menerapkan praktik keuangan Islam atau syariah di beberapa wilayah dengan jumlah penduduk muslim terbanyak.

Percobaan itu akan dilaksanakan di Dagestan, Chechnya, Bashkiria dan Tatarstan dan akan berlangsung selama dua tahun. Setelah itu, pihak terkait akan memutuskan kecocokan keuangan model itu untuk Rusia.

Alexander Kazakov, seorang pakar senior di Asosiasi Pakar Keuangan Islam Rusia, mengatakan kepada Anadolu bahwa saat ini momen untuk melupakan pasar keuangan Barat dan fokus untuk bekerja sama dengan Arab dan negara-negara Asia.

Kazakov mengatakan pada tingkat perusahaan, sudah jelas bahwa semua pusat keuangan Barat tertutup bagi modal dari Rusia, tidak ada pilihan lain selain mencari alternatif lain yang menghasilkan.

Ia menambahkan bahwa sudah waktunya untuk melupakan keberadaan London dan berkonsentrasi pada Beijing, New Delhi, Singapura, Kuala Lumpur dan negara-negara Teluk.

Kazakov mengungkapkan bahwa Negara Bagian Duma mengesahkan pada sidang pertama uu terkait mitra keuangan, dimana sebutan ‘mitra keuangan’ mengacu pada produk keuangan berbasis prinsip Islam.

BACA JUGA:  Denmark Gelar Konser Besar, COVID-19 Sudah Hilang?

“Begitu diadopsi, keberadaan instrumen keuangan alternatif ini akan diakui di tingkat legislatif di Rusia. Ini adalah langkah politik yang penting baik di dalam negeri maupun dalam hubungannya dengan mitra asing kami yang sebenarnya,” katanya.

Menurut Kazakov, perbankan Islam telah berkembang pesat beberapa tahun terakhir dengan Timur Tengah menjadi pusat terbesar perbankan syariah dan Malaysia bagi pasar efek syariah.

Saat ditanya mengenai model keuangan syariah dapat disandingkan dengan sistem keuangan Barat, Kazakov mengatakan akan menjalankan dan melihat hasilnya.

Sistem keuangan Barat saat ini dalam krisis serius. Segala sesuatu akan tergantung pada bagaimana sistem itu dapat selamat dari krisis dan jika dapat selamat dari krisis itu.

Di Rusia, ada sejumlah organisasi keuangan Islam ritel yang berjalan sukses, dan sistem keuangan Islam memiliki prospek bagus karena permintaan yang sangat banyak dari lebih dari 20 juta umat Muslim Rusia.

BACA JUGA:  Pabrik Terbesar Bitcoin di China Mau Ditutup

Afiliasi keagamaan tidak berkaitan dengan penggunaan sistem keuangan syariah

Berbicara tentang poin-poin penting dari keuangan Islam, Kazakov mengatakan perbedaan utamanya adalah bahwa keuangan Islam melarang pembebanan bunga.

Seingatnya sistem keuangan tradisional di dunia Kristen dan Muslim melarang riba, namun pinjaman berbunga akhirnya menemukan jalan mereka ke bisnis Eropa.

“Perbankan Islam menawarkan kemitraan, yang melibatkan partisipasi kedua belah pihak dalam keuntungan dan kerugian, sementara pinjaman berbunga harus dibayarkan tanpa mempedulikan hasil dari kegiatan peminjam,” kata Kazakov.

Keuangan Islam terdiri dari dua model dasar-kemitraan atau Musyarakah dan pembayaran secara angsuran atau Murabahah.

Mari lihat bagaimana kedua sistem bekerja dengan menggunakan contoh pinjaman hipotek konvensional. Dalam kemitraan — Musyarakah — bank bersama dengan klien memperoleh real estat dalam kepemilikan bersama. Klien pindah ke objek yang dibeli dan membayar sewa ke bank secara proporsional dengan saham, dan klien secara bertahap membeli saham bank tersebut.

Dalam kasus kedua – Murabahah – bank, sesuai dengan instruksi klien, membeli real estat dengan harga spot (saat ini) – dan menjualnya kepada klien, yang membayar dengan cicilan dengan margin tertentu dari harga spot. Secara teknis margin itu bisa dihitung sebagai persentase dari harga pembelian, tetapi dari segi syariah, margin perdagangan seperti itu diperbolehkan dan tidak termasuk riba.

BACA JUGA:  Hapus 26 Ayat, Tokoh Muslim di India Cetak Al-Qur'an Baru

Fitur lain dari perbankan Islam adalah tidak adanya bunga pada kartu kredit, kata pakar itu .

Ia juga menekankan bank Islam dalam setiap kasus harus memastikan bahwa setiap pekerjaan keuangan terkait erat dengan investasi atau perdagangan syariah dan tidak menyembunyikan pinjaman berbunga.

Menurut Kazakov prinsip umum keuangan syariah adalah hubungan pembiayaan yang tidak dapat dipisahkan dengan ekonomi riil dan ketidakmungkinan menggunakan uang sebagai objek penjualan.

Afiliasi keagamaan tidak memberikan batasan untuk menggunakan sistem keuangan Islam, lanjut Kazakov, mencatat bahwa badan hukum, yang juga menggunakan layanan bank, pada prinsipnya tidak dapat mempraktikkan agama. (RP/ANODULU)

Berita Terkait

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga
Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar
Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:10 WIB

Dari Keluarga Perantau asal Padang ke Kursi Wali Kota Kanada, Kisah Alvin Tedjo Bikin Bangga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Demi Pariwisata dan Investasi, Negara Islam Resmi Izinkan Lotre dengan Hadiah Puluhan Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Berita Terbaru