Kisah Pilu Desi PMI Asal Tembilahan di Singapura

- Admin

Rabu, 8 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desi. Foto: Dok. untuk INIKEPRI.COM

Desi. Foto: Dok. untuk INIKEPRI.COM

“Ini saya lihat sepertinya agency nya ilegal, mereka tidak memiliki rekanan agency di Singapura dan ini yang mengatakan si Era ketika dihubungi mempertanyakan tentang Desi. Bisa saya katakan, ini bisa dibilang kasus trafficking.” kata Nora sapaan akrabnya.

“Kalau mereka ada rekanan agency di Singapura, bisa melindungi para PMI ketika ada permasalahan dengan majikan. Itu lah gunanya ada rekanan agency di negara tujuan,” sambungnya.

Yang lebih mencengangkan lagi, Desi memperlihatkan beberapa dokumen-dokumen. Namun ada satu hal yang tidak bisa ditoleransi yakni dugaan pemalsuan ijasah SMP dan kartu vaksinasi dosis 2 dan 3.

Baca Juga :  Amsakar Apresiasi Pembukaan Pos Kelola Anak Stunting Puskesmas Botania

“Dari keterangan Desi, ia tamatan MTS di Tembilahan, dan ijasah nya masih tersangkut di sekolah dan 10 tahun lamanya. Kenapa ada fotocopy ijasah MTS nya, ini kan patut kita curigai sebagai ijasah palsu. Dan vaksinasi Desi juga di palsukan meskipun masuk ke dalam aplikasi PeduliLindungi,” ungkap Nora.

Baca Juga :  Sumbang Devisa Terbesar Kedua, Pemerintah Maksimalkan Pelindungan Pekerja Migran

Sementara itu, Ririn salah satu yang mengaku relawan KBRI di Singapura ketika di hubungi membenarkan kalau Desi ingin pulang ke Indonesia. Saat mendapatkan aduan dari Desi, Ririn langsung menelfon majikannya dan meminta dibelikan tiket untuk pulang ke Indonesia dengan tujuan kampung halamannya.

“Saya bukan agency, saya ini relawan KBRI yang memiliki tugas untuk membantu teman-teman PMI bermasalah. Saya dapat informasi Desi ini dari teman-teman relawan juga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lindungi Pekerja Migran Indonesia, PJ Wako Tanjungpinang Teken Nota Kesepakatan dan Perjanjian Bersama BP2MI

Selama ini, Ririn yang mengaku juga bekerja di Singapura, sebagai relawan selalu berkoordinasi dengan pihak KBRI di Singapura. Ketika ada PMI bermasalah, ia akan membantu dengan memberikan solusi-solusi kepada teman-teman seperjuangannya (para PMI).

“Saya sebelumnya tidak kenal dengan Desi. Nomor dia saya dapatkan dari teman-teman seperjuangan. Kami disini tidak mau ada permasalahan dengan teman-teman seperjuangan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru