Pulau Penyengat Diapresiasi Sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf ADWI 2023

- Publisher

Minggu, 19 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Penyengat mendapat piagam penghargaan sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf RI anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, dengan tema Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional, yang ditandatangani langsung oleh Menteri Sandiaga Salahudin Uno. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Pulau Penyengat mendapat piagam penghargaan sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf RI anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, dengan tema Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional, yang ditandatangani langsung oleh Menteri Sandiaga Salahudin Uno. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang mendaftarkan pulau Penyengat di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kemenparekraf) Republik Indonesia (RI).

“Tahun ini, kita daftarkan Penyengat ikut ADWI. Alhamdulillah lolos pendaftaran, selanjutnya akan menjalani proses penilaian oleh kemenparekraf,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, Jumat (17/3/2023).

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Resmikan Revitalisasi Pulau Penyengat Tahap Pertama

BACA JUGA:  Dukung Gernas BBWI 2024, Kemenparekraf Gandeng Pemko Tanjungpinang Perkuat Pariwisata

Nazri menuturkan, ada lima kriteria penilaian yang harus dipenuhi Penyengat agar terpilih menjadi Desa Wisata terbaik di Indonesia yaitu harus memiliki keunikan dan keaslian daya tarik wisata berupa alam dan buatan, serta seni dan budaya.

Selanjutnya, dilihat dari suvenir yang dijual, harus bisa menggali kreativitas dan hasil karya di desa wisata berupa kuliner, fesyen, dan kriya berbasis kearifan lokal.

Ada pula penilaian homestay dan toilet, digital dan kreatif, serta kelembagaan desa wisata dan CHSE (cleanliness, health, safety, environment sustainability).

BACA JUGA:  50 Peserta Pelatihan Mengemudi Mobil Dinyatakan Lulus

“Penilaian diperkirakan mulai Juni mendatang. Untuk persiapan sudah kita lakukan sejak jauh hari, baik objek wisata, ekonomi kreatif, dan kelembagaannya,” ujar dia.

Untuk peserta ADWI yang dinyatakan lolos pendaftaran dan akan mengikuti proses penilaian mendapatkan apresiasi sebagai desa wisata binaan kemenparekraf.

Alhamdulillah, lanjut Nazri, 31 Januari lalu, pulau Penyengat mendapat piagam penghargaan sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf RI anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, dengan tema Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional, yang ditandatangani langsung oleh Menteri Sandiaga Salahudin Uno.

BACA JUGA:  Ratusan Pedagang dan UMKM Rasakan Dampak Ekonomi Pawai Budaya Nusantara Pemko, Omset Capai Ratusan Juta

Untuk itu, dirinya berharap dukungan masyarakat Penyengat, pengelola dan penggiat pariwisata untuk bersama-sama berinovasi serta berbenah agar bisa meraih hasil optimal dalam penilaian ADWI 2023.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat. Kita berharap, Penyengat memperoleh hasil penilaian yang memuaskan dan menoreh prestasi sebagai Desa Wisata Indonesia terbaik 2023,” ucap Nazri. (Disbudpar). (RP)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru