Ansar: Pendistribusian Legalisasi Lahan yang Baik Berdampak Perbaikan Ekonomi

- Publisher

Sabtu, 13 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kepulauan Riau di Trans Convention Centre Aston. Foto: Diskominfo Kepri

Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kepulauan Riau di Trans Convention Centre Aston. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad menekankan pentingnya pendistribusian legalisasi lahan masyarakat dengan baik karena akan berdampak terhadap penanggulangan kemiskiman dan percepatan pemulihan ekonomoli serta terciptanya ruang usaha baru.

Penegasan disampaikan Gubernur Ansar ketika menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kepulauan Riau di Trans Convention Centre Aston, Jumat (12/5/2023).

Rapat disejalankan pembahasan persiapan GTRA Summit Road to Karimun 2023 Sekaligus rapat persiapan GTRA Summit Road to Karimun 2023.

BACA JUGA :

Penuhi Sarana Kesehatan Masyarakat, Gubernur Ansar Resmikan Layanan Cathlab RSUP RAT

Menurut Gubernur Ansar, legilasasi dan ditribusi tidak hanya sebatas persoalan mendasar terkait pertanahan, tetapi terkait spektrum yang lebih lebih luas.

Kepemilikan dalam bentuk hukum sertifikat ditegaskan Gubernur Ansar dapat digunakan dan dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan ekonominya masing-masing. Pemilik serifikat bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas pemerintah melalui perbankan untuk mengembangkan usahanya masing-masing.

BACA JUGA:  Tanjungpinang Raih Penghargaan Proklim Tingkat Nasional

“Oleh karena itu, kalaulah legalisasi lahan masyarakat ini terdistribusi dengan benar-banar dan kita lakukan secara masif dan sukses, maka kita sebagai Pemerintah Daerah akan lebih mudah untuk mengintervensi program-program ekonomi dan mengatasi kemiskinan di tengah masyarakat,” papar Gubernur.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi kepada Presien Jokowi yang konsen melakukan reformasi Agraria di Indonesia ini secara besar-besaran sehingga ini menjadi salah ikon satu fokus kementerian ATR/BPN untuk melakukan usaha-usaha percepatan untuk ini.

Ansar juga mengapresiasi Kanwil BPN Kepri serta Kanwil BPN Kabupaten/Kota yang terus berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat guna percepatan dan recovery ekonomi.

“Rakor seperti akan akan kita tindaklanjuti dikantor teknis OPD, supaya kita perkuat koordinasi kita hingga ke tingkat Kabupaten/Kota. Semoga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan selamat mengikuti rapat kordonasi,”tutup Ansar.

BACA JUGA:  Endang Sebut Kemiskinan Ekstrem di Kecamatan Tanjungpinang Timur Hanya 109 Orang

BACA JUGA :

Pererat Silaturahmi, Gubernur Ansar Hadiri Halalbihalal Bersama LAM Kepri

Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepulauan Riau yang juga Ketua pelaksana Harian GRTA Provinsi Kepulauan Riau Nurhadi Putra dalam laporannya menyampaikan, ada 3 fokus utama yang menjadi perhatian pada rapat.

Yakni mencari strategi dan metode yang efektif dalam penyelesaian setifikasi lahan transmigrasi di Kabupaten Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas.

Lalu sertikifikasi hutan mangrove dengan pilot project pada Kota Batam, Bintan dan Karimun yang masih membutuhkan dukungan pemerintah kabupaten/kota agar diuntungkan di dalam rencana tata ruang sehingga Hutan ini punya aspek legalitas yang jelas dan tetap lestari kemudian fokus yang terkahir adalah persiapan Road to Karimun GTRA Tahun 2023.

BACA JUGA:  Positivity Rate COVID-19 Kepri Capai 38,4 Persen

“Mari bersama sambuat event akbar yang akan dilaksanakan di Karimun pada 29 samapi dengan 31 Agutus 2023. Beberapa persiapan telah berjalan tetapi tetap membtuhkan kolabrasi untuk menyelesaikannya. Terimaksih atas dukungan penih Pak Gubenur sehingga persiapan GTRA saat ini berjalan semkain baik dan terarah,”tutupnya.

Rapat bertemakan “Resolusi Konflik Kepastian Hukum Agraria untuk Kesatuan dan Pembangun Ekonomi Berkelanjutan.

Hadir secara virtual Direktur Landrefarm Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Sudaryanto, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Suyus Windayana, Direktur PSP dan PSKP Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Rosyid Althaf.

Hadir secara langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepri Arif FAdillah, Para Kepala Kantor Wilayah BPN Kabupaten/ Kota serta beberapa OPD Kepri. (RBP)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Berita Terbaru