5.906 Seragam Gratis Berdampak Ganda Pada Ekonomi Lokal

- Publisher

Kamis, 25 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang Rahma menegaskan kembali bahwa pemerintah kota Tanjungpinang masih, dan akan tetap melaksanakan program pengadaan baju seragam gratis untuk peserta didik baru di tingkat SD dan SMP.  Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang Rahma menegaskan kembali bahwa pemerintah kota Tanjungpinang masih, dan akan tetap melaksanakan program pengadaan baju seragam gratis untuk peserta didik baru di tingkat SD dan SMP. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, MM mengingatkan masyarakat Tanjungpinang untuk tidak perlu khawatir menghadapi tahun ajaran baru 2023/2024. Rahma menegaskan kembali bahwa pemerintah kota Tanjungpinang masih, dan akan tetap melaksanakan program pengadaan baju seragam gratis untuk peserta didik baru di tingkat SD dan SMP.

“Saya masih dan akan tetap menjalankan program baju seragam gratis untuk peserta didik baru, tentunya yang menjadi urusan pemerintah Kota Tanjungpinang yakni di tingkat SD dan SMP. Hal ini menjadi atensi tersendiri bagi saya, hingga masyarakat tidak perlu memikirkan biaya untuk membeli seragam sekolah,” ungkap Rahma.

BACA JUGA :

Tahun Keempat, Wako Rahma Kembali Bagikan Seragam Gratis untuk 7.514 Siswa SD dan SMP

Tahun 2023 merupakan tahun terakhir kepemimpinan Rahma sebagai wali kota Tanjungpinang. Kondisi itu kemudian yang menimbulkan kekhawatiran warga terhadap berakhirnya program seragam gratis. Bahkan sekelompok oknum menghembuskan isu bahwa masyarakat tidak dapat memasukkan anaknya ke sekolah-sekolah tertentu.

BACA JUGA:  Satgas Perlu Bantu Masker Untuk Siswa SD Saat PTM di Kepri

Namun, Rahma meyakinkan masyarakat bahwa selagi ia masih menjabat sebagai wali kota maka baju seragam gratis akan selalu menjadi program kerja pemerintah Kota Tanjungpinang. Pemko menyediakan seragam gratis mulai dari seragam OSIS, seragam olahraga, pakaian kurung Melayu, dan seragam batik. Dan siapa saja masyarakat Tanjungpinang, ulang Rahma, dapat mendaftarkan anaknya ke sekolah sesuai dengan zonasinya masing-masing.

Untuk tahun ajaran 2023/2024, Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang memperkirakan terdapat sekitar 5.906 peserta didik baru di tingkat SD dan SMP sesuai dengan daya tampung sekolah masing-masing. Menurut Rahma, terdapat empat jalur pendaftaran peserta didik baru. Yakni jalur afirmasi dengan kuota sebesar 15 persen, jalur prestasi khusus untuk SMP sebesar 10 persen, jalur zonasi masing-masing untuk SD sebesar 80 persen dan SMP sebesar 70 persen, dan terakhir jalur perpindahan tugas orang tua sebesar 5 persen dari daya tampung sekolah.

BACA JUGA:  Ansar Ajak ASN BerAKHLAK dan Bangga Melayani Bangsa

Pengadaan baju seragam sekolah SD dan SMP gratis yang dilaksanakan pemerintah Kota Tanjungpinang, sambung Rahma, juga akan dikerjakan oleh para penjahit di Kota Tanjungpinang. Tidak didatangkan ataupun dipesan dari luar daerah.

Rahma yang juga digelari masyarakat dengan sebutan wali kota dandang kuali itu menyatakan, pengadaan baju seragam gratis oleh pelaku IKM dan penjahit di Tanjungpinang ditujukan untuk sekaligus membangun ekonomi kerakyatan di Tanjungpinang. Hingga apapun program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, lanjutnya, berdampak secara langsung pada pertumbuhan serta penguatan ekonomi masyarakat. Terutama pelaku IKM dan UMKM.

Dengan perkiraaan sekitar 5.906 jumlah peserta didik baru tingkat SD dan SMP di Tanjungpinang, kita dapat membayangkan tingkat perputaran ekonomi pelaku IKM di Tanjungpinang menghadapi tahun ajaran baru ini. Tak heran jika Rahma rajin mengingatkan jajarannya untuk membuat program dan kegiatan yang memiliki multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Terbitkan SE Aturan Aktivitas Selama Ramadan

Sebagaimana diketahui publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat telah menjadi branding tersendiri dan melekat ke sosok Rahma. Tidak berhenti dengan memberi bantuan mesin jahit, Rahma sekaligus memberi kesempatan kepada IKM-IKM terbaik untuk mengerjakan kegiatan pengadaan seragam gratis untuk pelajar SD dan SMP.

“Seragam gratis untuk pelajar SD dan SMP Tanjungpinang, dijahit oleh pelaku usaha di Tanjungpinang. Program dan kegiatan pemerintah tentunya harus berdampak ganda bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Sekaligus untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” terang Rahma. (DI)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru