10 Ekor Sapi Masuk ke Batam Secara Ilegal Lewat Jembatan IV

- Publisher

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – 10 ekor sapi masuk ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) secara ilegal lewat Jembatan IV Barelang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam Mardanis, dilansir dari ANTARA, Kamis 1 Juni 2023, menyebutkan, tim dari satgas PMK tengah melakukan pemantauan lokasi keberadaan sapi tersebut di Sei Temiang, Sekupang.

BACA JUGA :

13 Nama Makanan Indonesia Berbau ‘Porno’, Mulai dari Memek hingga Kontol Sapi

Jembatan IV Barelang, jelas dia, tidak termasuk dalam pos kedatangan hewan kurban.

“Berdasarkan informasi dari Karantina, hanya ada dua pos kedatangan hewan kurban di Batam, yakni Telaga Punggur dan Batu Ampar,” kata Mardanis.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada, Pengamanan Gudang Logistik KPU Batuaji Diperketat

Mardanis menduga sapi yang tidak bersurat resmi tersebut berasal dari Jambi.

“Para pengirim tidak ingin repot dan menambah biaya untuk pengujian laboratorium serta surat lainnya untuk syarat masuk ke Batam,” ujar dia.

Dengan begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan karantina untuk mengurus dokumen pemulangan sapi ke daerah asal.

“Bagian kami adalah ketika sapi sudah ada di dalam atau masuk ke Batam. Sedangkan proses sapi bisa masuk itu di karantina hewan,” ujar dia.

BACA JUGA:  Berdedikasi pada GRC, PT PLN Batam Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2023

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Batam Gunawan Satary mengatakan sapi itu masuk dari zona merah PMK dan dapat membahayakan konsumen, terutama pada saat permintaan hewan kurban meningkat menjelang momen Hari Raya Idul Adha.

Menurutnya, pengiriman tersebut sangat merugikan dan tidak menghargai pelaku usaha atau asosiasi yang selama ini sudah mematuhi prosedur untuk memenuhi pasokan sapi ke Batam.

BACA JUGA:  Rudi-Amsakar Dilantik Senin Pagi, Jabatan Wali Kota Batam Tidak Jadi di Plh-kan

“Jadi momen ini dimanfaatkan mereka untuk mengambil keuntungan. Padahal kami yang selama ini ikut prosedur. Jadi tolong tindak tegas pelaku yang terlibat dalam masuknya sapi ilegal ini,” kata Gunawan.

Ia berharap Satgas Penanganan PMK dapat menindak tegas pelaku pengiriman sapi secara ilegal dan memperketat pengawasan agar tidak terulang lagi.

“Masyarakat kan tidak bisa mengawasi. Jadi kami sangat berharap satgas PMK mengawasi hal ini lebih baik lagi. Karena masuknya sapi ilegal sangat mengancam,” kata dia pula. (RP/ANTARA)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-24 Kepri, Pemko Batam Imbau Warga Kenakan Baju Kurung Melayu
Dari Jalan hingga Air Bersih, Amsakar Beberkan Arah Pembangunan Batam
18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam
BP Batam Dukung Pembangunan Monumen Simpang Barelang, Bundaran Ufuk Selatan Jadi Landmark Baru Kota Batam
Amsakar Bersama TP-PKK Batam Serahkan Bantuan Usaha Perikanan Rp150 Juta, Minta Tak Berhenti di Seremoni
Bentrokan Maut Jembatan 3 Barelang Tewaskan Dua Orang, Polisi Dalami Konflik Lahan
Mulai Besok! Operasi Pasar Murah Hadir di 6 Lokasi Batam, Ini Jadwalnya
Tak Perlu Tunggu Weekend, MaxOne Batam Tawarkan Staycation 24 Jam Mulai Rp718 Ribu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:08 WIB

Dari Jalan hingga Air Bersih, Amsakar Beberkan Arah Pembangunan Batam

Rabu, 16 September 2026 - 08:45 WIB

18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam

Rabu, 16 September 2026 - 08:06 WIB

BP Batam Dukung Pembangunan Monumen Simpang Barelang, Bundaran Ufuk Selatan Jadi Landmark Baru Kota Batam

Selasa, 15 September 2026 - 06:33 WIB

Amsakar Bersama TP-PKK Batam Serahkan Bantuan Usaha Perikanan Rp150 Juta, Minta Tak Berhenti di Seremoni

Senin, 14 September 2026 - 18:36 WIB

Bentrokan Maut Jembatan 3 Barelang Tewaskan Dua Orang, Polisi Dalami Konflik Lahan

Berita Terbaru