Turun Signifikan, Kemiskinan Ekstrem di Tanjungpinang Tinggal 546 KK

- Admin

Selasa, 11 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi faktual, serta hasil musyawarah kecamatan di empat kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, diketahui bahwa jumlah angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang menurun secara siginifikan. Hasil verifikasi dan validasi terhadap kepala keluarga (KK) dari data desil 1 dan desil 2, data kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang turun dari 6.290 KK menjadi hanya 546 KK.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto, mengatakan perubahan data tersebut disebabkan oleh beberapa hal. Beberapa penyebab itu antara lain adanya data anomali yang berasal dari unsur ASN, TNI/Polri, guru bersertifikasi, meninggal dunia, pindah keluar daerah, NIK ganda, NIK nama padan ganda, dan tidak padan non pababar.

“Proses verifikasi dan validasi faktual dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai dengan 20 Juni lalu. Hasil verifikasi dan validasi ini, kemudian dimusyawarahkan kembali di tingkat kecamatan. Dan hasilnya, data kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang turun menjadi hanya sebanyak 546 kepala keluarga,” ungkap Teguh, Senin (10/7).

Data keluarga miskin ekstrem dalam kelompok desil 1 dan desil 2 yang sebelumnya diterima Dinas Sosial dari Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), berjumlah sebanyak 8.260 KK. Terhadap data tersebut, lanjut Teguh, Dinas Sosial lantas melakukan verifikasi awal. Dan berdasarkan verifikasi awal, melalui pemeriksaan administrasi nomor induk kependudukan, ditemukan sebanyak 1.970 KK anomali hingga data keluarga miskin ekstrem berubah dari 8.260 KK menjadi 6.290 KK.

Verifikasi dan validasi faktual kembali dilakukan terhadap 6.290 KK. Hasilnya diketahui bahwa dari 6.290 KK tersebut sebanyak 4.383 KK dinilai tidak layak masuk dalam kategori miskin ekstrem, 398 KK telah pindah keluar daerah, 88 KK meninggal dunia, 16 KK ganda, dan 859 KK tidak ditemukan. Sebanyak 859 KK tidak ditemukan, jelas Teguh, dikarenakan nama dan alamat dalam data yang disampaikan sebelumnya tersebut ternyata tidak ada, atau tidak pernah ada.

Baca Juga :  Nama Wagub Kepri Dicatut Jadi Akun Facebook Palsu

Pengurangan angka kemiskinan ekstrem di Tanjungpinang, sambungnya, juga disebabkan adanya peningkatan kesejahteraan keluarga atas masifnya program dan kegiatan peningkatan ekonomi kerakyatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Berbagai program ekonomi kerakyatan yang terus digesa oleh Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, MM dalam bentuk bantuan peralatan pendukung usaha, peralatan pertanian dan perikanan, serta bantuan sosial lainnya, menurut Teguh adalah faktor yang ikut menentukan meningkatnya kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Selanjutnya kita akan melaksanakan musyawarah tingkat kota, yang dijadwalkan pada hari Rabu (12/7). Setelah musyawarah kota, data hasil verifikasi dan validasi faktual ini akan kita sampaikan ke pusat untuk dijadikan dasar penetapan,” beber Teguh. (DI)

Berita Terkait

Lepas Kafilah Kota Tanjungpinang, Sekda Zulhidayat Targetkan Hasil Terbaik dalam MTQH X Kepri
Pj Wako Hasan Bangga Kelompok Tani Tanjungpinang Berhasil Kembangkan Pertanian dan Perikanan Ditengah Keterbatasan Lahan
Tanjungpinang Optimis Bisa Sabet Juara Umum di POPDA 2024 di Batam
Rapat Checking Akhir MTQH X Provinsi Kepri, Sekda Zulhidayat Dorong Khalifah Tanjungpinang untuk Raih Prestasi
Merasa Lebih Nyaman, Warga Mulai Berbelanja di Pasar Baru
Pemko Tanjungpinang Sidak PKL, Hasan Sebut Beberapa Hari Kedepan Akan Tertib
Pemko Tanjungpinang Hidupkan Kembali Pentas Seni di Gedung Gonggong
Paparan Program Strategis Gubernur Ansar Disambut Antusias Keluarga Besar Natuna di Perantauan

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 06:10 WIB

Lepas Kafilah Kota Tanjungpinang, Sekda Zulhidayat Targetkan Hasil Terbaik dalam MTQH X Kepri

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:16 WIB

Pj Wako Hasan Bangga Kelompok Tani Tanjungpinang Berhasil Kembangkan Pertanian dan Perikanan Ditengah Keterbatasan Lahan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:47 WIB

Tanjungpinang Optimis Bisa Sabet Juara Umum di POPDA 2024 di Batam

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:13 WIB

Rapat Checking Akhir MTQH X Provinsi Kepri, Sekda Zulhidayat Dorong Khalifah Tanjungpinang untuk Raih Prestasi

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:23 WIB

Merasa Lebih Nyaman, Warga Mulai Berbelanja di Pasar Baru

Selasa, 14 Mei 2024 - 01:32 WIB

Pemko Tanjungpinang Sidak PKL, Hasan Sebut Beberapa Hari Kedepan Akan Tertib

Senin, 13 Mei 2024 - 00:13 WIB

Pemko Tanjungpinang Hidupkan Kembali Pentas Seni di Gedung Gonggong

Senin, 13 Mei 2024 - 00:10 WIB

Paparan Program Strategis Gubernur Ansar Disambut Antusias Keluarga Besar Natuna di Perantauan

Berita Terbaru

Menkominfo Budi Arie Setiadi (tengah), Zara Murzandina Budi Arie (tengah kiri), WamenKominfo Nezar Patria (kanan) dan Direktur Informasi Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo Septirana Tangkary (kanan). Foto: Humas Kominfo

Tekno

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Senin, 20 Mei 2024 - 06:13 WIB

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Kesehatan

Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS

Senin, 20 Mei 2024 - 06:12 WIB