bank bjb Respons Perubahan Iklim Global dengan Konsep Green Banking

- Admin

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mendukung penuh atas pembukaan perdagangan Bursa Karbon Indonesia atau Indonesia Carbon Exchange (IDX Carbon). Foto: bank bjb untuk INIKEPRI.COM

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mendukung penuh atas pembukaan perdagangan Bursa Karbon Indonesia atau Indonesia Carbon Exchange (IDX Carbon). Foto: bank bjb untuk INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mendukung penuh atas pembukaan perdagangan Bursa Karbon Indonesia atau Indonesia Carbon Exchange (IDX Carbon).

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, dukungan bank bjb terhadap perdagangan bursa karbon merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menerapkan konsep Green Banking dalam kegiatan operasional sebagai respons atas perubahan iklim global.

Yuddy menekankan, perubahan iklim merupakan salah satu isu yang sangat penting dalam konteks hak asasi manusia (HAM). Terlebih, perubahan iklim tidak hanya menimbulkan ancaman fisik atau kesehatan, juga berpotensi mengancam HAM.

BACA JUGA :

bank bjb Raih Top 50 Emiten di 14th IICD Corporate Governance Award 2023

bank bjb Raih “Diamond Throphy” dalam ajang 28th Infobank Banking Apreciation 2023

Karenanya, kata Yuddy, langkah pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan perdagangan bursa karbon, merupakan langkah strategis dalam memaksimalkan berbagai potensi ekonomi sekaligus mencegah perubahan iklim.

Baca Juga :  Sepanjang 2024, KEK Berhasil Himpun Investasi Rp82,6 Triliun

bank bjb, tegas Yuddy, saat ini mengutamakan operasional yang ramah pada lingkungan dalam setiap kegiatan serta mempertimbangkan aspek perlindungan lingkungan dalam menjalankan bisnis.

“bank bjb mendukung penuh IDX Carbon dan berharap perdagangan bursa karbon berjalan dengan baik untuk menciptakan ekonomi ramah lingkungan,” ucap Yuddy.

Yuddy memastikan, bank bjb telah berhasil mengurangi jejak karbon setiap tahunnya dengan digitalisasi perbankan, juga optimalisasi pelayanan perbankan melalui pendekatan bisnis keberlanjutan.

Konsep Green Banking di bank bjb diterapkan dengan cara melakukan efisiensi penggunaan energi, sumber daya, peralatan kantor seperti listrik, air, kertas, tinta printer, bahan bakar/BBM.

“bank bjb senantiasa mendukung pemerintah dalam upaya mencapai target penurunan emisi karbon demi menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujar Yuddy.

bank bjb pun senantiasa mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup melalui berbagai program.

bank bjb, ditegaskan Yuddy, senantiasa menyeimbangkan strategi/kebijakan, identifikasi dan manajemen risiko, peluang bisnis, dan inovasi produk untuk sejalan dengan kepentingan nasional yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan serta upaya penanganan perubahan iklim.

Baca Juga :  Tips Jaga Keamanan Rekening dari Potensi Pembobolan

Sejalan dengan Imbauan Pemerintah

Komitmen bank bjb dalam menerapkan konsep Green Banking selaras dengan imbauan dari Pemerintah RI kepada perusahaan-perusahaan untuk mengurangi emisi karbon demi terciptanya kondisi lingkungan yang lebih baik.
Carbon trading, kata Yuddy, merupakan satu respons terhadap keadaan dunia yang saat ini sangat memprihatinkan kaitannya dengan lingkungan. “Sebab, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetap harus memperhatikan faktor lingkungan,” tegas Yuddy.

Yuddy menambahkan, global warming merupakan suatu fenomena yang menjadi tantangan bagi semua pihak, termasuk untuk bank bjb. Di mana dalam mempertahankan suhu agar tidak naik dalam 20-30 tahun ke depan, membutuhkan upaya yang tidak mudah. Sehingga dukungan semua pihak sangat diperlukan.

Karena itu, kemudian dimulai dengan konsep ESG yang salah satunya didukung adalah carbon trading. Yang mana, carbon trading ini tidak hanya sebagai peluang bisnis di sektor karbon yang menjanjikan.

Baca Juga :  Inflasi Agustus 2023 sebesar 3,27 Persen

Pertumbuhan ekonomi yang pesat, bagaimanapun kata Yuddy, menjadi tidak berarti jika tidak sustain dan membahayakan lingkungan dan pada akhirnya ke depan biaya terhadap kesehatan menjadi tinggi. Bahkan, itu bisa berdampak secara masif kepada keberlangsungan hidup manusia di masa yang akan datang.

Perdagangan IDX Carbon sendiri secara resmi telah diluncurkan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa 26 September 2023.

Pembentukan bursa karbon merupakan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerapkan ekonomi yang berkelanjutan. IDX Carbon menyediakan sistem perdagangan yang transparan, teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon. (RP)

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026
Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen
UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari
Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata
Forbes Rilis Daftar 5 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025
Cerita Lengkap Perjalanan BTN Menyalurkan KPR Sejak 1976, Kini Tembus Rp504 Triliun untuk 5,7 Juta Rumah
BTN Borong Penghargaan: Nixon LP Napitupulu hingga jajaran Direksi Raih Prestasi 2025

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:10 WIB

Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:49 WIB

UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:00 WIB

Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:22 WIB

Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB