Milad ke-7 PAKU Batam, Nuryanto Ajak Jaga Kekompakan dan ‘Seduluran’ Jelang Pemilu 2024

INIKEPRI.COM – Kabupaten Kudus diketahui menyimpan banyak kesenian lokal yang perlu dikembangkan karena memiliki nilai potensi besar.

Tari Kretek, merupakan salah satu dari banyak kesenian asal Kabupaten Kudus dalam penggambaran Masyarakat Kudus. Selain Tari Bordir dan Tari Batik.

Sebagaimana diketahui, Tari Kretek menggambarkan petani dalam aktivitasnya menanam, memetik hingga menyortir daun tembakau untuk digunakan dalam industri rokok kretek.

BACA JUGA :

Cegah Kelangkaan Gas Bersubsidi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto: Tindakan Tegas Diperlukan

Relokasi Sekolah dan Kesehatan di Rempang, Nuryanto: Harus Lebih Baik dan Terbaik Bagi Warga

Dimana tarian ini ditampilkan dalam Tasyakuran Milad ke-7 Perkumpulan Warga Kudus (PAKU) Batam di Golden Prawn, Bengkong, Batam, pada Minggu (15/10/2023) yang dihadiri Ketua Forkom Se-Jateng yang juga Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto serta Tokoh Masyarakat Provinsi Kepri Soerya Respationo serta tamu undangan lainnya.

Disela-sela pertunjukan Tari Kretek tersebut, Nuryanto yang akrab disapa Cak Nur ini mengaku apresiatif dengan apa yang dilakukan oleh Perkumpulan Warga Kudus (PAKU) Batam dalam melestarikan kebudayaan dan kesenian asli daerah di perantauan.

Dimana kegiatan berkesenian ini, tentunya ditujukan untuk mengangkat budaya daerah.

“Saya atas nama pribadi dan unsur pimpinan serta anggota DPRD Kota Batam sangat mengapresiasikan pagelaran seni Tari Kretek ini. Sekaligus mengucapkan selamat hari jadi ke-7 Perkumpulan Warga Kudus Kota Batam,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Cak Nur ini juga mengajak seluruh masyarakat Batas yang berasal dari Kudus bisa menjaga dan menjalin silahturahmi dengan masyarakat dari paguyuban lainnya.

Mengingat, dengan menjaga silahturahmi maka akan memunculkan kerukunannya dan keguyubannya di masyarakat. Dan pada akhirnya menghasilkan kekompakan dan kebersamaan untuk saling menghormati dan menjaga satu dengan lainnya. Terutama dalam tahun-tahun politik.

“Warga masyarakat Batam yang berasal dari Kudus dengan kekuatan PAKU, tentunya akan semakin kuat sedulurannya. Dan tambah kuat silahturahminya, sehingga memunculkan rasa saling hormat menghormati antar sesama. Terlebih lagi dalam momen-momen tahun politik yang tentunya kekompakan dan kebersamaan untuk saling menghormati dan menjaga satu dengan lainnya maka akan menghasilkan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Cak Nur juga mengajak seluruh masyarakat Batam asal Kudus untuk sama-sama menyukseskan Pemliu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya. Dan menyoblos calon-calon, baik legislatif, Eksektif hingga Presiden yang sesuai dengan pilihannya masing-masing.

“Untuk itu, mari dukung sama-sama seduluran kita yang akan maju dalam pesta demokrasi ini. Kenali mereka dan mari sama-sama mendorong mereka berhasil nanti di Pemilu 2024,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan tokoh masyarakat Kepri Seorya Respationo yang mengajak di momen Hari Jadi PAKU Batam ke-7 kiranya bisa semakin menunjukkan eksistensi di perantauan.

“Yang paling penting dan utama adalah, saling mendoakan dan kompak serta penuh dengan rasa persaudaraan. Mengingat, sebaik-baiknya manusia tentunya bisa memberikan manfaat bagi manusia lainnya. Mari sama-sama menjaga kekompakan dan menjaga silahturahmi,” terangnya. (DI)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Berita Populer