Menag Minta Mudzakarah Perhajian Indonesia Bahas Tuntas Syarat Istitha’ah Kesehatan

- Admin

Selasa, 24 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023, di Yogyakarta. Foto: Humas Kemenag

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023, di Yogyakarta. Foto: Humas Kemenag

INIKEPRI.COM – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023, di Yogyakarta. Menag meminta forum diskusi yang melibatkan praktisi perhajian, alim ulama, ahli kesehatan, serta pembimbing manasik haji itu dapat merumuskan secara tuntas terkait dengan syarat istitha’ah kesehatan haji.

“Istitha’ah kesehatan itu penting, karena menyangkut kemaslahatan orang banyak. Saya ingin di Mudzakarah itu, syarat tentang istitha’ah ini dibahas tuntas,” tegas Menag Yaqut saat memberikan arahan, dilansir Kemenag, Senin (23/10/2023).

BACA JUGA :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menag: PSMTI Berperan dalam Kemajuan Indonesia

Menag Minta Agama Tidak Dijadikan Sebagai Alat Politik

Menag mengingatkan, untuk memutuskan istitha’ah itu harus berpegang pada fungsi pemerintah dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan dalam penyelenggaraan ibadah haji. “Dan terpenting juga, harus melihat prinsip keadilan. Selanjutnya setelah diputuskan bagaimana syarat istitha’ah kesehatan, harus ada keberanian untuk mengumumkan itu kepada publik,” ungkap Menag.

Baca Juga :  Menag Jamin Penceramah Tidak Miliki Sertifikat Masih Bisa Berdakwah

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas telah mengusulkan agar istitha’ah kesehatan menjadi syarat pelunasan biaya jemaah haji. “Selama ini kita terbalik. Biasanya jemaah melunasi dulu, baru diperiksa kesehatannya. Akhirnya pihak Kemenkes juga tidak sampai hati mencoret jemaah yang padahal tidak memenuhi syarat kesehatan,” tuturnya.

Komisi VIII Dukung

Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi yang juga hadir dalam Mudzakarah menyatakan persetujuannya atas usul Menag Yaqut.

“Komisi VIII mendukung ide Gus Men (Menag Yaqut) yang ingin mendahulukan istitha’ah kesehatan sebelum melakukan pelunasan biaya haji,” kata Ashabul Kahfi.

Ia pun menyoroti pentingnya kelengkapan prasarana serta tenaga kesehatan yang mumpuni untuk menentukan istitha’ah. “Saya harap itu dapat dibahas dalam mudzakarah ini,” tutur Ashabul Kahfi.

Persetujuan ini menurutnya bukan tanpa alasan. Pasalnya, ia menyaksikan sendiri bagaimana banyak jemaah haji lansia kepayahan di tanah suci karena tidak memenuhi istitha’ah haji.

Baca Juga :  Menag: PSMTI Berperan dalam Kemajuan Indonesia

“Saya sempat menemukan ada 18 jemaah haji lansia dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Mereka berusia sekitar 70-80 tahun. Secara fisik mungkin mereka sehat, tapi ternyata secara mental mereka tidak memenuhi syarat istitha’ah karena demensia,” papar Ashabul Kahfi.

“Kita berharap tahun depan hal semacam ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief menyampaikan Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 akan berlangsung selama tiga hari mulai 23 sampai 25 Oktober 2023. “Di sini juga hadir Kabid PHU dan Kakanwil dari seluruh provinsi,” tutur Hilman.

“Secara khusus, mudzakarah kali ini mengangkat tema tentang Penguatan Istitha’ah Kesehatan Haji. Pembahasan istitha’ah akan dilakukan secara komprehensif melalui mudzakarah ini, mulai dari aspek kesehatan hingga fiqhiyah,” imbuhnya. (RP)

Berita Terkait

Tanjungpinang Optimis Bisa Sabet Juara Umum di POPDA 2024 di Batam
Buka Munas ASITA XIII, Gubernur Ansar Ingin Ada Terobosan Baru Majukan Pariwisata
Rapat Checking Akhir MTQH X Provinsi Kepri, Sekda Zulhidayat Dorong Khalifah Tanjungpinang untuk Raih Prestasi
Dibuka Ibu Negara, Ketua Dekranasda Kepri Hadiri Perayaan HUT Dekranas ke-44 di Kota Solo
Malam Ini, Ikuti Sholawat Akbar Bersama Habib Syech di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah
Menuju Muswil KKSS Kepri, Akhmad Rosano Digadang-gadang Akan Dapatkan Rekomendasi BPD Batam
Perantau Minang di Batam Diminta Bersatu dan Peduli dengan Bencana di Sumbar
Merasa Lebih Nyaman, Warga Mulai Berbelanja di Pasar Baru

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:47 WIB

Tanjungpinang Optimis Bisa Sabet Juara Umum di POPDA 2024 di Batam

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:15 WIB

Buka Munas ASITA XIII, Gubernur Ansar Ingin Ada Terobosan Baru Majukan Pariwisata

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:12 WIB

Dibuka Ibu Negara, Ketua Dekranasda Kepri Hadiri Perayaan HUT Dekranas ke-44 di Kota Solo

Kamis, 16 Mei 2024 - 08:23 WIB

Malam Ini, Ikuti Sholawat Akbar Bersama Habib Syech di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Rabu, 15 Mei 2024 - 17:42 WIB

Menuju Muswil KKSS Kepri, Akhmad Rosano Digadang-gadang Akan Dapatkan Rekomendasi BPD Batam

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:37 WIB

Perantau Minang di Batam Diminta Bersatu dan Peduli dengan Bencana di Sumbar

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:23 WIB

Merasa Lebih Nyaman, Warga Mulai Berbelanja di Pasar Baru

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:21 WIB

Indeks Ketimpangan Gender Kepri Turun Menjadi 0,348 Poin, Lebih Baik dari Angka Nasional

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Kemenkes

Kesehatan

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB