Warga Tanjungpinang Antusias Serbu Cabai Murah di Tengku Mandak

- Publisher

Senin, 11 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tanjungpinang berebut cabai murah seharga Rp65 per kilogram (Kg) di Sentra IKM Tengku Mandak. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Warga Tanjungpinang berebut cabai murah seharga Rp65 per kilogram (Kg) di Sentra IKM Tengku Mandak. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Warga Tanjungpinang berebut cabai murah seharga Rp65 per kilogram (Kg) di Sentra IKM Tengku Mandak.

Pasar murah yang diadakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang yang bekerja sama dengan BUMD Kepri itu menyediakan cabai merah sebanyak 700 Kg.

Tidak hanya cabai, warga juga berebutan bawang putih, bawang merah serta beras SPHP dari Bulog Tanjungpinang,

Kadisdagin Kota Tanjungpinang, Riany, mengatakan stok cabai yang disediakan BUMD Kepri itu sebanyak 700 Kg. Ia memprediksi satu hari operasi pasar itu akan menghabiskan cabai dari Sulawesi itu sekitar 300 Kg.

BACA JUGA:  Fraksi-Fraksi Sampaikan Pendapat dan Setujui Ranperda APBD Perubahan 2023 untuk Disahkan Jadi Perda

BACA JUGA:

Pemko Tanjungpinang Maksimalkan Peninjauan Komoditas Pangan Jelang Ramadhan

“Sekrang hingga jam 9 pagi ini sudah terjual 200 kilo lebih,” kata Riany, Senin (11/3).

Operasi pasar murah itu, tindak lanjut dari pemantauan harga kebutuhan pokok yang dilakukan pada Minggu (10/3) kemarin karena ada kenaikan beberapa komoditas pangan.

BACA JUGA:  Cuaca Panas Menyengat, Warga Tanjungpinang Alami Pusing dan Mual

“Salah satunya cabai di Pasar Bintan Center itu harganya Rp86-90 ribu per kilo, sekarang di sini kita jual Rp65 ribu saja,” ujarnya.

Disampaikan Riany, Disdagin hadir bersama Bulog Tanjungpinang serta BUMD Kepri membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan agar tidak kesulitan.

Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief, menambahkan setiap pelaksanaan operasi pasar murah ataupun gerakan pangan murah pihaknya selalu ikut mendukung dengan menyediakan beras SPHP dengan harga terjangkau.

BACA JUGA:  11 Perusahaan Media Deklarasikan Pembentukan AMSI Provinsi Kepri

“Setiap operasi pasar kita bawa beras 3-4 ton selalu habis,” ujarnya.

Salah seorang warga, Fatimah, menyebut pasar murah yang diselenggarakan Pemko Tanjungpinang itu sangat membantu. Sebab perbedaan harga antara pasar tradisional dan pasar murah itu cukup jauh.

“Harga cabainya beda jauh, sekitar Rp20 ribu bedanya,” tutur Fatimah. (RBP)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru