Banyak Sumber Air Tercemar, Memilih Air Minum Harus Tepat

- Admin

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Studi terbaru UNICEF mengungkap banyaknya sumber air minum di Indonesia yang tercemar. Karenanya, masyarakat harus pintar dalam memilih air minum untuk dikonsumsi.

 

Berdasarkan studi UNICEF, hampir 70 persen dari 20.000 sumber air minum rumah tangga yang diuji di Indonesia dalam sebuah studi baru tercemar limbah tinja dan turut menyebabkan penyebaran penyakit diare, yang merupakan penyebab utama kematian balita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

UNICEF menyerukan kepada rumah-rumah tangga Indonesia untuk memasang, memeriksa, atau mengganti tangki septiknya serta rutin menguras tangki minimal satu kali setiap tiga hingga lima tahun.

 

“Sanitasi yang aman bisa mengubah kehidupan anak-anak dan membuka kesempatan untuk mereka mewujudkan potensi dirinya,” ujar Perwakilan Sementara UNICEF Robert Gass, seperti dikutip dari laman UNICEF pada Rabu (8/5/2024).

Baca Juga :  Pelayanan Informasi dan Komunikasi bagi Publik Menjadi Hal Mutlak

 

Nadine Chandrawinata, serang Publik Figur, kerap mengikuti isu kesehatan yang terjadi salah satunya soal Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang diduga mengandung bromat, hingga air di Indonesia yang sarat cemaran limbah.

 

Studi UNICEF tersebut diakui Nadine Chandrawinata sebagai momok masyarakat perkotaan saat ini.

 

“Apa yang ada di sosial media nggak selalu sejalan dengan aslinya,” ujarnya dilansir dari laman Instagram @nadinelist baru-baru ini.

 

Ia menganggap apa yang terlihat (bersih) ternyata tidak seperti kenyataanya.

 

“Ini juga berlaku sama air minum yang kita konsumsi lho. Hati hati sama air minum yang kita konsumsi. Karena air putih yang kita lihat jernih belum tentu terjamin kebersihan dan keamanannya untuk kita konsumsi apalagi untuk keluarga,” katanya.

Baca Juga :  Perlu Upaya Berkelanjutan untuk Menahan Laju Perubahan Iklim

 

Karena itu, Nadine tak sembarangan memilih AMDK untuk keluarga. Ia mengatakan memilih AMDK yang terpercaya selama 50 tahun.

 

“Apalagi nggak semua air minum itu AQUA yang 100 persen murni dari sumber terlindungi, benar-benar dari pegunungan, sumber dan prosesnya bikin terjaga kualitasnya, jelas aman dari kontaminasi,” kata Nadine.

 

Bagi Nadine Chandrawinata, AQUA sudah dipercaya oleh orang Indonesia termasuk keluarga besarnya selama lebih dari 50 tahun.

 

 

 

 

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Asap Rokok Berdampak Buruk pada Ibu Hamil dan Anak
TikTok Tes Fitur Unggahan Konten Video Durasi 60 Menit
Menteri ESDM Tegaskan lagi Komitmen Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
iPhone 16 Pro Dikabarkan Akan Dapat Peningkatan Kamera
Kasus Varian COVID-19 di Singapura, Belum Ada Urgensi Pembatasan Perjalanan
Kesadaran Masyarakat Pentingnya Imunisasi Rutin Lengkap Harus Ditingkatkan
Kolaborasi Wujudkan Pembangunan SDM Indonesia yang Unggul dan Berkarakter
Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:18 WIB

Asap Rokok Berdampak Buruk pada Ibu Hamil dan Anak

Senin, 27 Mei 2024 - 07:28 WIB

TikTok Tes Fitur Unggahan Konten Video Durasi 60 Menit

Minggu, 26 Mei 2024 - 07:57 WIB

Menteri ESDM Tegaskan lagi Komitmen Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Jumat, 24 Mei 2024 - 08:08 WIB

iPhone 16 Pro Dikabarkan Akan Dapat Peningkatan Kamera

Kamis, 23 Mei 2024 - 07:54 WIB

Kasus Varian COVID-19 di Singapura, Belum Ada Urgensi Pembatasan Perjalanan

Selasa, 21 Mei 2024 - 08:31 WIB

Kesadaran Masyarakat Pentingnya Imunisasi Rutin Lengkap Harus Ditingkatkan

Selasa, 21 Mei 2024 - 08:29 WIB

Kolaborasi Wujudkan Pembangunan SDM Indonesia yang Unggul dan Berkarakter

Senin, 20 Mei 2024 - 06:13 WIB

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Kesehatan

Asap Rokok Berdampak Buruk pada Ibu Hamil dan Anak

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:18 WIB

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Nasional

1 Juni 2024, Pertamina Wajibkan Pembelian LPG 3 Kg dengan KTP

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:17 WIB