Pemprov Kepri Paparkan Visi Kepri Permata Biru 2045

- Publisher

Jumat, 24 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kepri menggelar sidang paripurna masa sidang kedua tahun 2024, di Aula Wan Seri Beni Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/5/2024). Foto: ANTARA/Ogen

DPRD Kepri menggelar sidang paripurna masa sidang kedua tahun 2024, di Aula Wan Seri Beni Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/5/2024). Foto: ANTARA/Ogen

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memaparkan visi “Kepri Permata Biru 2045” melalui sidang paripurna DPRD masa sidang kedua tahun 2024, di Aula Wan Seri Beni Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

“Visi Kepri 20 tahun ke depan ialah Kepri Permata Biru 2045,” kata Gubernur Ansar saat menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Kepri Tahun 2025-2045 kepada DPRD setempat, Rabu (22/5/2024)

Ansar menyampaikan bahwa visi Kepri Permata Biru 2045 mengangkat tema Provinsi Kepulauan Berbasis Maritim, Berbudaya Melayu, Maju dan Berkelanjutan.

Ia menjelaskan Kepri Permata Biru bermakna dengan wilayah yang didominasi oleh perairan (96 persen laut), dalam jangka panjang akan diarahkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dan sumber pertumbuhan yang kuat di regional Sumatera.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Terima Penghargaan Kategori Pemprov 'Indonesia Melayani' pada ARM 2022

“Hal ini sebagai bagian tidak terpisahkan dari konstelasi transformasi ekonomi Indonesia menuju negara maju,” ujar Ansar.

Pencapaian visi tersebut, menurutnya lagi, diukur dengan indikator produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita tahun 2045 mencapai Rp1.289,73 juta sampai Rp1.558,62 juta.

Kemudian, indeks ekonomi biru Indonesia tahun 2045 mencapai 338,51, lalu kontribusi PDRB industri pengolahan tahun 2045 mencapai 47,19 sampai 50,17 persen dan tingkat kemiskinan tahun 2045 diturunkan sampai dengan angka 0,07 persen hingga 0,32 persen.

Selanjutnya, rasio gini tahun 2045 diturunkan sampai dengan angka 0,254 sampai 0,298, lalu kontribusi PDRB Provinsi Kepri terhadap nasional tahun 2045 mencapai 1,9 persen, dan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2045 mencapai dua sampai tiga persen.

BACA JUGA:  Silaturahmi dengan Paguyuban Pasundan, Ansar Ajak Bangun Kepri Makin Baik Lagi

“Berikutnya, indeks daya saing daerah tahun 2045 mencapai 4,08, indeks modal manusia tahun 2045 mencapai 0,75, dan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca tahun 2045 mencapai 96,37 persen,” ujar Gubernur Ansar.

Secara terpisah, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepri Misni mengutarakan arah kebijakan berbasis wilayah dalam RPJPD 2025-2045 menyasar tujuh kabupaten/kota setempat.

Ia memerinci untuk wilayah Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang akan dilakukan peningkatan multiplier effect aktivitas ekonomi kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB).

Kemudian, pengembangan industri halal, industri bernilai tambah tinggi seperti galangan kapal, hilirisasi alumina dan barang elektronik, dan industri hijau, termasuk transisi menuju energi baru terbarukan (EBT).

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Gandeng BMKG Perkuat Mitigasi Cuaca Ekstrem Menjelang Imlek 2025

“Optimalisasi pariwisata sejarah dan religi, pariwisata kesehatan, ekowisata, wisata olahraga, dan pariwisata berbahaya,” ujarnya pula.

Sedangkan di Natuna dan Anambas, antara lain penguatan infrastruktur dan layanan dasar, pengembangan pariwisata alam dan ekonomi biru (perikanan, minyak dan gas), dan optimalisasi aktivitas ekonomi dan penguatan pertahanan-keamanan wilayah perbatasan.

Khusus di Lingga, antara lain pemenuhan infrastruktur dan akses layanan dasar, termasuk infrastruktur digital/jangkauan internet. Lalu, peningkatan konektivitas intra dan antarpulau.

“Terakhir, penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi baru (pertanian arti luas serta pariwisata alam, sejarah, dan religi),” ujar Misni lagi.

Penulis : DI

Editor : IZ

Sumber Berita: ANTARA

Berita Terkait

Batam dan Medan Jajaki Kerja Sama Investasi, UMKM hingga Penyerapan Tenaga Kerja
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Siswa MAN Insan Cendekia Batam Raih Beasiswa Pemerintah Rusia, Kuliah Teknik Nuklir di MEPhI
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna
Progres Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani Capai 39,194 Persen, BP Batam Genjot Percepatan Konstruksi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Batam dan Medan Jajaki Kerja Sama Investasi, UMKM hingga Penyerapan Tenaga Kerja

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Siswa MAN Insan Cendekia Batam Raih Beasiswa Pemerintah Rusia, Kuliah Teknik Nuklir di MEPhI

Berita Terbaru