Begini Peran Kominfo dalam Satgas Pemberantasan Judi Online

- Publisher

Sabtu, 15 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat sedang gencar memberantas judi online. Ilustrasi foto petugas menata barang bukti kasus judi online saat konferensi pers di Polresta Denpasar, Bali, Rabu (24/8/2022). Foto:: ANTARA/Fikri Yusuf

Aparat sedang gencar memberantas judi online. Ilustrasi foto petugas menata barang bukti kasus judi online saat konferensi pers di Polresta Denpasar, Bali, Rabu (24/8/2022). Foto:: ANTARA/Fikri Yusuf

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online yang segera disahkan Presiden Joko Widodo akan memiliki dua struktur, yakni Bidang Pencegahan yang akan diketuai oleh Menteri Komunikasi dan Infomatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, dan Bidang Penindakan yang akan diketuai Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Ada dua strukturnya (Satgas Pemberantasn Judi Online). Pertama pencegahan diketuai oleh Menkominfo dan Kedua Penindakan diketuai oleh Kapolri dan koordinatornya Menko Polhukam. Saya masuk di dalam (bidang) penindakan. Jadi Kominfo ada di dalam (bidang) penindakan dan juga ada di (bidang) pencegahan,” ujar Direktur Aplikasi Informatika Kementerian komunikasi dan Informatika (Dirjen Aptika Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, dalam acara Ngopi Bareng Kominfo di Kantor Pusat Kominfo, Jakarta, pada Jumat (14/6/2024).

BACA JUGA:  Ini Jawaban Pemerintah soal Hukuman Mati

Semuel mengatakan, Bidang Pencegahan memiliki sejumlah tugas, seperti melakukan literasi digital dan sosialisasi kepada masyarakat terhadap dampak judi online.

Tugas itu termasuk membatasi ruang gerak para pemain dan penyedia layanan kejahatan di ruang digital.

“Pencegahan ketua hariannya Dirjen IKP (Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong) untuk melakukan sosialisasinya,” tuturnya.

Sedangkan Bidang Penindakan akan bertugas mencari lokasi bandar judi online, dengan melakukan penelusuran posisi orangnya di mana serta melakukan pemblokiran terhadap konten judi online yang beredar di ruang digital.

BACA JUGA:  Menkominfo Segera Persiapkan Pembentukan Satgas Percepatan Akses Digital

Dalam hal itu Kementerian Kominfo sudah melakukan tindakan pemblokiran terhadap lebih dari dua juta konten judi online, dan akan terus ditingkatkan menjadi pemblikiran terhadap akun bank atau e-wallet bandar maupun sponsornya atau pendanaannya.

“Jadi di Satgas itu anggotanya di dalamnya termasuk dari Bank Indonesia (BI) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), jadi kita akan memperluas ruang gerak mereka. Kemarin kan berdasarkan domain dan IP Adress aplikasinya kita blok, nah itu tidak cukup, sekarang kita blok sumber pendanaannya larinya ke mana,” jelas dia.

Oleh karena itu, pemerintah akan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK didalam Satgas karena jumlah transaksinya sangat besar besar.

BACA JUGA:  Konten Hoaks selama Kampanye Pemilu 2024 Turun Dibanding 2019

Dengan adanya peran PPATK, Satgas diharapkan bisa menelusuri aliran pendanaan bandar judi online dengan mempelajari polanya.

“Mudah-mudahan dengan adanya Satgas itu, kita lihat ini dengan helicopter view dan menjajaki berbagai kemungkinan atas kasus itu,” tandas Dirjen Aptika Kominfo.

Dia juga mengungkapkan Satgas Pemberantasan Judi Online dijadwalkan akan memulai rapat perdana minggu depan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan dipimpin oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto sebagai Koordinator.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW
UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas
Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000
Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya
Pindah Jalur Afirmasi ke Domisili saat SPMB, Ini Syarat dan Prosedurnya
Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya
BAZNAS Buka 4 Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan S1, Cek Syarat dan Cara Daftar
Mau Tambah Nama di Kartu Keluargan karena Kelahiran atau Nikah? Simak Syarat dan Cara Mengurusnya

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 07:35 WIB

KTP Hilang Tak Perlu Panik! Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Pengantar RT/RW

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:15 WIB

UMP 2027 Terancam Molor? Dewan Pengupahan Nasional Masih Kosong, Buruh Belum Diajak Bahas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Geger! Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo, Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp22.000

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Kena PHK? Pekerja Bisa Ajukan Bansos Online, Ini Syarat dan Caranya

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Pindah Jalur Afirmasi ke Domisili saat SPMB, Ini Syarat dan Prosedurnya

Berita Terbaru