Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA

- Admin

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebuah video menyampaikan informasi keliru tentang bahaya imunisasi bagi anak-anak beredar di media sosial baru-baru ini. Narasi dalam video tersebut menyebutkan, imunisasi dapat merusak sel dan DNA.

Sehingga menyebabkan penyakit autoimun, meningitis, dan penyakit lainnya. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan Prima Yosephine menegaskan narasi dalam video tersebut sangat keliru dan menyesatkan.

Ia mengimbau masyarakat untuk mencari informasi yang valid dari sumber terpercaya, seperti situs resmi Kementerian Kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Narasi ini sangatlah salah. Imunisasi tidak dapat merusak sel dan DNA. Kami menyarankan masyarakat untuk mencari informasi yang benar dari website Kemenkes, WHO, CDC,” kata Prima seperti yang dikutip INIKEPRI.COM, Minggu (7/7/2024).

Baca Juga :  Capaian Imunisasi Anak-Anak Indonesia Meningkat Jadi 94,9 Persen pada 2022

Ketua Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas PP KIPI) Prof. Hindra Irawan Satari menambahkan narasi tentang kerusakan sel dan DNA akibat imunisasi sudah lama beredar.

Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan imunisasi dengan kerusakan sel dan DNA, penyakit autoimun, maupun meningitis.

“Isu ini sudah ada sejak 2002, dan sampai saat ini belum ada bukti yang mengaitkan kerusakan DNA, autoimun dan meningitis dengan vaksinasi yang diberikan,” kata Prof. Hindra.

Baca Juga :  UU Kesehatan Permudah Izin Praktek dan STR Seumur Hidup

Faktanya, imunisasi adalah upaya pemberian vaksin untuk melindungi seseorang dari penyakit tertentu dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit menular pada masa mendatang.

Imunisasi tidak hanya melindungi individu dari serangan penyakit serius, tetapi juga melindungi masyarakat dengan membantu membangun kekebalan komunitas dan meminimalkan penyebaran penyakit.

Kemenkes RI telah menekankan bahwa imunisasi tepat waktu pada masa anak-anak sangat penting. Hal ini karena imunisasi membantu memberikan kekebalan sebelum anak-anak terpapar penyakit yang berpotensi mengancam jiwa.

Selain itu, vaksin yang diberikan telah teruji aman dan efektif untuk anak-anak pada usia yang direkomendasikan.

Baca Juga :  Awas! Klaster Makan Bersama Mulai Bermunculan, Bagaimana Penularannya?

Efek samping imunisasi yang umum terjadi adalah nyeri, demam, atau sakit kepala. Efek samping ini dikenal sebagai KIPI. Akan tetapi perlu diingat bahwa KIPI tidak selalu terjadi dan manfaat imunisasi jauh lebih besar dibandingkan risiko efek sampingnya.

Imunisasi juga membantu mengurangi kecemasan orang tua terhadap penyakit berbahaya dan menular pada anak-anak. Dengan imunisasi, orang tua dapat merasa lebih yakin bahwa anak-anak mereka akan tumbuh kembang dengan sehat dan aman.

Beberapa penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi antara lain hepatitis B, tuberkulosis (TB), tetanus, difteri, pertusis, polio, meningitis, pneumonia, campak, dan rubella.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Peluasan Pilot Project FASTEMI Menyasar 34 Provinsi
Tangani TBC-Polio, Kemendagri Ingatkan Keseriusan Kepala Daerah
Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau
Vaksin tidak Meruntuhkan Kekebalan Tubuh
Cara Pertolongan Pertama Kaki Melepuh saat Ibadah Haji
Bayi Baru Lahir Tidak Boleh Diberi Makanan Lain Selain ASI
PIN Polio Kembali Dilaksanakan di 33 Provinsi, Termasuk di Kepri
Asap Rokok Berdampak Buruk pada Ibu Hamil dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 10:28 WIB

Peluasan Pilot Project FASTEMI Menyasar 34 Provinsi

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:19 WIB

Tangani TBC-Polio, Kemendagri Ingatkan Keseriusan Kepala Daerah

Minggu, 7 Juli 2024 - 09:45 WIB

Imunisasi tidak Merusak Sel dan DNA

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:45 WIB

Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:15 WIB

Vaksin tidak Meruntuhkan Kekebalan Tubuh

Sabtu, 8 Juni 2024 - 08:16 WIB

Cara Pertolongan Pertama Kaki Melepuh saat Ibadah Haji

Senin, 3 Juni 2024 - 07:34 WIB

Bayi Baru Lahir Tidak Boleh Diberi Makanan Lain Selain ASI

Jumat, 31 Mei 2024 - 07:17 WIB

PIN Polio Kembali Dilaksanakan di 33 Provinsi, Termasuk di Kepri

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ekonomi

OJK Imbau Masyarakat Waspadai Penyalahgunaan Data Pribadi

Senin, 22 Jul 2024 - 06:40 WIB