APBN 2025: Pilar Utama Jaga Keberlanjutan Pembangunan Nasional

- Publisher

Sabtu, 17 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widod menyampaikan pidatonya dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat, 16 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Presiden Joko Widod menyampaikan pidatonya dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat, 16 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dirancang sebagai pilar utama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan nasional melalui penguatan berbagai program unggulan yang berkesinambungan. Hal ini disampaikan dalam pidatonya saat Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat, 16 Agustus 2024.

“APBN 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan guna meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Presiden Jokowi dikutip dari BPMI Setpres, Jumat (16/8/2024).

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan perlunya melanjutkan reformasi struktural, menjaga kebijakan fiskal yang sehat, dan merancang belanja serta pendapatan yang fleksibel untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global. “Kita harus terus melanjutkan reformasi struktural, menjaga kebijakan fiskal yang sehat dan kredibel, serta meningkatkan kolaborasi kebijakan fiskal, moneter, dan keuangan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Dorong Transparansi dan Pengawasan Ketat Pilkada 2024

Presiden juga memaparkan strategi kebijakan jangka pendek yang difokuskan pada percepatan pertumbuhan ekonomi serta memperkuat kesejahteraan dan pemerataan antardaerah. Strategi ini mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan ekosistem pendidikan, penguatan lumbung pangan, dan peningkatan permodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diarahkan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekaligus memberdayakan UMKM, serta mengangkat ekonomi masyarakat kecil di daerah. Program ini dilakukan secara bertahap dengan penyesuaian terhadap kesiapan teknis, kelembagaan, serta tata kelola yang akuntabel,” kata Presiden.

BACA JUGA:  Yusuf Muhammad: SBY Hasilkan 5 Album Selama Jadi Presiden, Bukti Lebih Hebat dari Jokowi

Selanjutnya, Presiden Jokowi menjelaskan strategi jangka menengah yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Strategi ini meliputi peningkatan kualitas SDM unggul melalui pendidikan bermutu, pemberian makanan bergizi, dan penguatan perlindungan sosial.

“Pertama, kita akan mewujudkan SDM unggul yang produktif, inovatif, dan berdaya saing melalui pendidikan berkualitas, program makan bergizi gratis, renovasi sekolah, serta layanan kesehatan yang prima dan perlindungan sosial. Kedua, penguatan hilirisasi dan transformasi hijau untuk meningkatkan aktivitas ekonomi bernilai tambah tinggi, yang rendah emisi, dan berorientasi ekspor,” ucap Presiden.

BACA JUGA:  Jokowi Tetapkan BAT dan Nongsa Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya meningkatkan inklusivitas dan keadilan untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Ia juga menegaskan pentingnya melanjutkan pembangunan infrastruktur sebagai pendukung transformasi ekonomi, penguatan ekonomi kreatif, reformasi birokrasi, serta peningkatan kewirausahaan.

“Selanjutnya, kita akan memantapkan implementasi reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi. Peningkatan ekonomi kreatif dan kewirausahaan juga akan terus dilakukan melalui pemberdayaan serta peningkatan akses permodalan bagi UMKM. Tak kalah penting, kita akan memperkuat pertahanan dan keamanan, serta kemandirian pangan dan energi. Terakhir, penguatan nasionalisme, demokrasi, serta penghormatan dan penegakan hak asasi manusia menjadi prioritas kita,” tegas Presiden.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru
Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Hanya Rp81 Ribu
Inflasi Batam Capai 4,75 Persen, Pemko Perkuat Sinergi dengan BI, Bulog, dan BPS Tekan Kenaikan Harga
Investasi Batam Tembus Rp29,89 Triliun, Serap Lebih dari 40 Ribu Tenaga Kerja pada Semester I 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Presiden Prabowo Resmi Terima Surat Pengunduran Diri
Amsakar Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bank Sumut Bergabung Salurkan Kredit Bunga 0 Persen untuk UMKM
Modernisasi TPK Batu Ampar Pangkas Biaya Logistik Batam-Shanghai hingga 50 Persen
Resmi Berlaku, Prabowo Luncurkan BBM B50: Indonesia Stop Impor Solar, Harga Biosolar Tetap Rp6.800 per Liter

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Hanya Rp81 Ribu

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:45 WIB

Inflasi Batam Capai 4,75 Persen, Pemko Perkuat Sinergi dengan BI, Bulog, dan BPS Tekan Kenaikan Harga

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:23 WIB

Investasi Batam Tembus Rp29,89 Triliun, Serap Lebih dari 40 Ribu Tenaga Kerja pada Semester I 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Presiden Prabowo Resmi Terima Surat Pengunduran Diri

Berita Terbaru