Empat Syarat ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia

- Publisher

Rabu, 6 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (5/9/2023). Foto: Istimewa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (5/9/2023). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kawasan ASEAN dapat menjadi pusat pertumbuhan dunia (epicentrum of growth), jika mampu memenuhi empat syarat, yakni kerja keras, kompak, berani, dan gesit.

Keempatnya adalah modal utama yang harus dipenuhi oleh setiap negara di kawasan Asia Tenggara supaya dapat mengantisipasi setiap tantangan di masa depan.

BACA JUGA :

Dukungan Transisi Energi Para Pihak di KTT ASEAN Ke-43

Presiden RI akan Mengumumkan Deklarasi KTT ke-42 ASEAN 2023

“Arah ASEAN jelas, menjadi epicentrum of growth. Modal ASEAN besar untuk meraihnya,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (5/9/2023).

BACA JUGA:  Mantan Menteri BUMN Meninggal Dunia Usai Dirawat 9 Hari karena Covid-19

Empat modal utama itu, lanjut Presiden, dapat disinergikan dengan strategi taktis jangka panjang yang sesuai dengan harapan masyarakat di masa mendatang, dan bisa dimasukkan dalam pembahasan ASEAN Concord IV.

“Mari kita bersama mewujudkan kerja sama yang setara dan saling menguntungkan untuk berlayar bersama menuju Epicentrum of Growth,” ujar Kepala Negara.

BACA JUGA:  Menkumham: KUHP Efektif Berlaku setelah Tiga Tahun

Pembukaan KTT ke-43 ASEAN dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Acara pembukaan ini diawali penampilan Gitabumi Voices yang membawakan himne ASEAN “The ASEAN Ways” diiringi oleh Purwacaraka Orchestra.

Kemudian, acara dilanjutkan penampilan kesenian tari modern dari grup Aemove yang dikoreografikan oleh Reza Muhammad dan Evi Lesar. Setelah penampilan sejumlah seniman, Presiden Jokowi memberikan sambutan selama sekitar lima menit, dengan menggarisbawahi perlunya negara-negara ASEAN mendorong kesetaraan.

Pada sesi akhir diberikan penghargaan ASEAN Prize 2022 kepada Haji Muhammad Iqbal Fakhiri bin Haji Damit dalam kategori Youth Advocate and Community Leader. Lalu ASEAN Prize 2023 kepada Nguyen Thi Thuyet Minh dalam kategori Advocate of Women Socio-Economic Empowerment.

BACA JUGA:  Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

Penghargaan secara simbolis diberikan oleh Presiden Jokowi dengan disaksikan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

Selanjutnya dilakukan soft launching ASEAN Coordinating Center for Transboundary of Haze Pollution Control. Dalam acara itu, Presiden Jokowi menekan tombol menandakan dimulainya kegiatan. (DI)

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Berikut Ini Daftar ASN yang Tetap WFO oleh Mendagri

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Berita Terbaru