Kementerian ESDM Siapkan Dua Opsi Penyaluran Subsidi BBM dan Listrik

- Publisher

Sabtu, 2 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyiapkan dua opsi untuk penyaluran subsidi tepat sasaran bagi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, di samping penggunaan skema bantuan langsung tunai (BLT).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melalui keterangan resmi pada Jumat (1/11/2024).

“Opsi A bisa langsung melalui BLT, sementara Opsi B masih dalam pertimbangan. Kami memiliki beberapa opsi, tetapi belum ada keputusan final,” kata Bahlil.

BACA JUGA:  bank bjb Cabang Denpasar Turut Meriahkan Event BIK Bali FINEF 2023 di Tabanan

Bahlil menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mencari formulasi skema distribusi subsidi BBM dan listrik yang tepat, serta berencana memberikan bantuan bertahap untuk penggunaan LPG. “Untuk LPG, yang berhubungan dengan UMKM dan masyarakat ibu-ibu rumah tangga, kami akan menerapkan skema secara bertahap. Namun, kami juga akan mencari formulasi untuk listrik dan BBM,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo, dirinya yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Khusus Subsidi diminta untuk mencari skema dan formulasi distribusi yang matang, sehingga kebijakan yang diambil nantinya dapat mencerminkan keputusan yang tepat.

BACA JUGA:  Perjanjian Kerja Sama BP Batam - Bank Mandiri: Fokus Peningkatan Kualitas Layanan Perbankan di Lingkungan BP Batam

“Pak Prabowo mengarahkan agar skema yang telah matang siap untuk diterapkan. Yang terpenting adalah skema tersebut harus solid. Jangan sampai keputusan yang kita ambil tidak mencerminkan keputusan yang tepat,” ujarnya.

Bahlil juga mengungkapkan rencananya untuk mengadakan rapat dengan beberapa lembaga terkait guna membahas lebih lanjut mengenai kriteria penerima subsidi tersebut. “Kami rencanakan rapat kemungkinan hari Senin atau Selasa, untuk mulai menggodok skema ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  bjb Vaganza 2023, Transaksi Valuta Asing di bank bjb Raih Hadiah Logam Mulia

Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan bahwa pihaknya akan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengkaji data untuk formula distribusi. “BPS adalah institusi yang ditunjuk oleh Bapak Presiden untuk mengumpulkan semua data, baik yang ada di Kementerian Sosial, Pertamina, maupun PLN,” katanya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Batam Makin Strategis! RI-Singapura Sepakati 6 Kerja Sama, FTZ Kini Mencakup 22 Pulau
Menkeu Purbaya Beri Sinyal Efisiensi Anggaran Berlanjut pada 2027
Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan
Rupiah Pecah Rekor Bersejarah! Dolar AS Tembus Rp18.000, Dolar Singapura Lewati Rp14.000
Pertamina Hulu Energi Targetkan Pengeboran Eksplorasi East Natuna Semester II 2026
Warga Batam Bisa Bernapas Lega! Amsakar–Li Claudia Bebaskan PBB hingga 100 Persen, Simak Syaratnya

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:30 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:20 WIB

Batam Makin Strategis! RI-Singapura Sepakati 6 Kerja Sama, FTZ Kini Mencakup 22 Pulau

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:36 WIB

Menkeu Purbaya Beri Sinyal Efisiensi Anggaran Berlanjut pada 2027

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Berita Terbaru