Festival 9 Naga Tanjungpinang Tampilkan Keragaman Budaya

- Publisher

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival 9 Naga yang berlangsung di Pelataran Tugu Sirih, Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (7/12/2024), sukses menarik perhatian banyak warga.Pengunjung memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati beragam pertunjukan budaya dan seni tradisional seperti atraksi 9 naga, reog, dan kesenian lainnya.Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, mengapresiasi suksesnya festival ini. Menurutnya, Festival 9 Naga dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik dan internasional.“Festival ini bermanfaat bagi semua pihak, menghidupkan sektor pariwisata, dan mendorong PAD. Semoga pariwisata Tanjungpinang semakin maju dan berkembang,” ujar Elfiani dalam sambutannya.Elfiani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini. “Semoga festival ini menjadi kebanggaan bersama dan dapat memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas,” tambahnya.Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, berharap ke depan Festival 9 Naga dapat semakin semarak dengan melibatkan lebih banyak komunitas budaya.“Tanjungpinang adalah kota kecil yang indah dan penuh keberagaman. Festival seperti ini mempererat persatuan dan melestarikan budaya. Semoga tahun depan acaranya lebih meriah dan semakin memperkuat identitas kebangsaan kita,” kata Agus.Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Mulia Wiwin, melaporkan Festival 9 Naga 2024 merupakan upacara keselamatan untuk menghormati leluhur. Festival ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan berbagai etnis dan budaya, terutama budaya Tionghoa di Tanjungpinang.“Festival 9 Naga bukan hanya perayaan seni dan budaya Tionghoa, tetapi juga simbol kebersamaan dalam keragaman yang menjadi identitas bangsa,” ujar Mulia.Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan Dispar Kepri, Balai Pelestarian Budaya Wilayah IV, pejabat pemko Tanjungpinang, ketua paguyuban warga Tionghoa, serta tokoh agama. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Festival 9 Naga yang berlangsung di Pelataran Tugu Sirih, Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (7/12/2024), sukses menarik perhatian banyak warga.Pengunjung memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati beragam pertunjukan budaya dan seni tradisional seperti atraksi 9 naga, reog, dan kesenian lainnya.Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, mengapresiasi suksesnya festival ini. Menurutnya, Festival 9 Naga dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik dan internasional.“Festival ini bermanfaat bagi semua pihak, menghidupkan sektor pariwisata, dan mendorong PAD. Semoga pariwisata Tanjungpinang semakin maju dan berkembang,” ujar Elfiani dalam sambutannya.Elfiani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini. “Semoga festival ini menjadi kebanggaan bersama dan dapat memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas,” tambahnya.Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, berharap ke depan Festival 9 Naga dapat semakin semarak dengan melibatkan lebih banyak komunitas budaya.“Tanjungpinang adalah kota kecil yang indah dan penuh keberagaman. Festival seperti ini mempererat persatuan dan melestarikan budaya. Semoga tahun depan acaranya lebih meriah dan semakin memperkuat identitas kebangsaan kita,” kata Agus.Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Mulia Wiwin, melaporkan Festival 9 Naga 2024 merupakan upacara keselamatan untuk menghormati leluhur. Festival ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan berbagai etnis dan budaya, terutama budaya Tionghoa di Tanjungpinang.“Festival 9 Naga bukan hanya perayaan seni dan budaya Tionghoa, tetapi juga simbol kebersamaan dalam keragaman yang menjadi identitas bangsa,” ujar Mulia.Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan Dispar Kepri, Balai Pelestarian Budaya Wilayah IV, pejabat pemko Tanjungpinang, ketua paguyuban warga Tionghoa, serta tokoh agama. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Festival 9 Naga yang berlangsung di Pelataran Tugu Sirih, Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu (7/12/2024), sukses menarik perhatian banyak warga.

Pengunjung memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati beragam pertunjukan budaya dan seni tradisional seperti atraksi 9 naga, reog, dan kesenian lainnya.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, mengapresiasi suksesnya festival ini. Menurutnya, Festival 9 Naga dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik dan internasional.

BACA JUGA:  Tingkatkan Mutu Produk dan Daya Saing, Puluhan IKM Ikut Pelatihan ISO 9001

“Festival ini bermanfaat bagi semua pihak, menghidupkan sektor pariwisata, dan mendorong PAD. Semoga pariwisata Tanjungpinang semakin maju dan berkembang,” ujar Elfiani dalam sambutannya.

Elfiani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini. “Semoga festival ini menjadi kebanggaan bersama dan dapat memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, berharap ke depan Festival 9 Naga dapat semakin semarak dengan melibatkan lebih banyak komunitas budaya.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Kemendagri Pengendalian Inflasi dan Kesehatan Masyarakat

“Tanjungpinang adalah kota kecil yang indah dan penuh keberagaman. Festival seperti ini mempererat persatuan dan melestarikan budaya. Semoga tahun depan acaranya lebih meriah dan semakin memperkuat identitas kebangsaan kita,” kata Agus.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Mulia Wiwin, melaporkan Festival 9 Naga 2024 merupakan upacara keselamatan untuk menghormati leluhur. Festival ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan berbagai etnis dan budaya, terutama budaya Tionghoa di Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Canangkan Vaksinasi Untuk Ibu Hamil, Diawasi Spesialis Kandungan

“Festival 9 Naga bukan hanya perayaan seni dan budaya Tionghoa, tetapi juga simbol kebersamaan dalam keragaman yang menjadi identitas bangsa,” ujar Mulia.

Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan Dispar Kepri, Balai Pelestarian Budaya Wilayah IV, pejabat pemko Tanjungpinang, ketua paguyuban warga Tionghoa, serta tokoh agama.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Berita Terbaru