Menelusuri Jejak Sejarah Hari Jadi Kota Tanjungpinang

- Publisher

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Penyengat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Pulau Penyengat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Kota Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perjuangan Kerajaan Riau melawan kolonialisme Belanda. Sejarah heroik ini menjadi dasar penetapan Hari Jadi Kota Tanjungpinang, yang dimulai dari sengketa antara Kerajaan Riau dan Belanda pada tahun 1782.

Konflik tersebut bermula dari pelanggaran kedaulatan Kerajaan Riau oleh Belanda yang merebut kapal Inggris Betsy, hasil tangkapan Kerajaan Riau. Selain itu, Belanda juga melanggar perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Insiden ini memicu meletusnya Perang Riau yang berlangsung dari 1782 hingga 1784.

Perang Riau mencapai puncaknya pada 6 Januari 1784. Pasukan Kerajaan Riau yang dipimpin Sultan Mahmud Riayat Syah dan Panglima Perang Raja Haji berhasil menenggelamkan kapal komando Belanda Malaka’s Walvaren di sekitar Pulau Paku. Pertempuran ini mengakibatkan tewasnya pimpinan eskader Belanda, Hakim Agung Arnoldus Lemker, bersama 500 prajuritnya, yang memaksa Belanda mundur ke Malaka.

Setelah kekalahan Belanda, Raja Haji memimpin pasukan Kerajaan Riau untuk menyerang pusat kekuasaan Belanda di Malaka. Namun, pasukan Belanda yang terdesak mengirimkan armada yang terdiri dari sembilan kapal perang, 2.130 prajurit, dan 362 meriam di bawah komando Jacob Piter Van Braam untuk memperkuat pertahanan.

BACA JUGA:  Puluhan Stan Bazar akan Ramaikan MTQ XVI Kota Tanjungpinang 2022

Pada 18 Juni 1784, kedua pasukan bertempur sengit di Teluk Ketapang dalam Perang Sosoh. Raja Haji dan sekitar 500 pasukannya gugur. Meskipun demikian, perjuangan Kerajaan Riau tetap berlanjut di bawah komando Yang Dipertuan Besar Sultan Mahmud Riayat Syah.

Kisah heroik ini menginspirasi pembentukan Tim Peneliti dan Pencari Fakta Hari Jadi Kota Tanjungpinang oleh Wali Kota Administratif Tanjungpinang, Drs. H.M. Sani, melalui Surat Keputusan No. 09/KPTS/1986 pada 10 Desember 1986. Tim ini terdiri dari 11 anggota, yakni Abdurrahman sebagai Ketua, Rida K. Liamsi sebagai Sekretaris, serta anggota lainnya: R. Hamzah Yunus, R.A. Razak, Dr. Rusmawi Ripin, Eddy Mawuntu, Abdul Razak, Said Hasan, Muchsin Khalidi, Drs. Nyat Kadir, dan Muchtar Zam. Mereka diberi tugas untuk meneliti dan menemukan fakta terkait penetapan Hari Jadi Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Sambut Wisatawan, Pj Wako Hasan Targetkan Kunjungan Wisatawan Meningkat di Tahun 2024

Setelah melalui proses penelitian, tim mengusulkan 6 Januari sebagai Hari Jadi Kota Tanjungpinang. Tanggal ini dipilih karena menegaskan peran strategis Tanjungpinang yang sejak Perang Riau menjadi titik penting pertahanan dan terus berkembang menjadi sebuah kota.

Selain itu, 6 Januari menjadi tonggak bersejarah yang mencerminkan semangat juang Laskar Riau dalam membela kehormatan dan wilayah Kerajaan Riau. Tanggal ini juga melambangkan persatuan dan kesatuan rakyat Riau dalam menghadapi ancaman dari luar.

Berdasarkan hasil risalah tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H.M. Sani, mengajukan usulan kepada Bupati KDH Tingkat II Kepulauan Riau, Bapak Murwanto, pada 23 Oktober 1987, yang kemudian diteruskan ke DPRD Kepulauan Riau pada 27 Oktober 1987 untuk mendapatkan persetujuan.

Akhirnya, pada 14 November 1987, melalui SK No. 17/1987-DPRD, DPRD menetapkan 6 Januari 1784 (29 Muharram 1204 H) sebagai Hari Jadi Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Wawako Raja Ariza Apresiasi Majestic Fast Ferry dan Koi Farm Santuni Anak Yatim di Tanjungpinang

Hari Jadi Kota Tanjungpinang yang diperingati setiap 6 Januari menjadi simbol perjuangan rakyat Riau melawan kolonialisme. Kini, Tanjungpinang dikenal sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan budaya Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam peringatan Hari Jadi ke-241, Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, mengajak seluruh masyarakat untuk melangkah maju dengan semangat optimisme.

“Di bawah payung kebersamaan, kita wujudkan visi Tanjungpinang sebagai kota yang tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga menjadi teladan dalam pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya, Senin (6/1/2025).

Andri berharap, di usia Kota Tanjungpinang yang ke-241, peringatan hari jadi ini dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat persatuan dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota yang gemilang dan sejahtera.

“Selamat hari jadi kota Tanjungpinang. Semoga semangat kebersamaan ini terus memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan kota yang lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:08 WIB

Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Berita Terbaru